happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Tim SAR Mengidentifikasi Kendala dalam Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Tim SAR Gabungan masih belum berhasil menemukan jejak lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Pada hari ketujuh pencarian, yang jatuh pada Senin, 14 September 2026, kondisi cuaca yang berkabut menjadi salah satu faktor penghambat utama dalam operasi tersebut.

Kepala Pos SAR Bakauheni Basarnas Lampung, Rezie Kuswara, mengungkapkan bahwa jarak pandang di area pencarian hanya sekitar satu mil laut, yang sangat membatasi upaya tim SAR untuk menemukan korban.

“Cuaca yang berkabut dan jarak pandang yang terbatas menjadi masalah serius dalam pencarian ini,” jelas Rezie pada Selasa, 15 September.

Meskipun menghadapi hambatan cuaca, tim SAR tetap melanjutkan penyisiran dan pemantauan di berbagai lokasi yang dianggap memiliki potensi untuk menemukan kapal atau para korban.

Rezie menekankan bahwa keselamatan personel menjadi prioritas utama dalam operasi ini. Hal ini sangat penting mengingat lokasi pencarian berada di kawasan yang dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Namun, hingga hari ketujuh pencarian, seluruh unsur SAR yang terlibat belum menemukan petunjuk yang berarti mengenai keberadaan para korban maupun kapal cepat yang digunakan.

“Hasil dari pencarian yang dilakukan oleh semua Tim SAR Gabungan, termasuk RIB 02 Lampung dan KN. SAR Basudewa, menunjukkan bahwa kami masih belum mendapatkan hasil apa pun,” tuturnya.

Operasi pencarian selanjutnya akan tetap dikoordinasikan oleh Tim SAR Gabungan, dengan fokus pada setiap perkembangan dan temuan yang bisa menjadi petunjuk untuk melanjutkan pencarian.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan telah memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari, setelah pencarian memasuki hari ketujuh.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan evaluasi operasi pencarian dan diskusi bersama Tim SAR Gabungan.

“Hasil evaluasi setelah hari ketujuh menunjukkan bahwa pencarian kami masih nihil. Berdasarkan rapat Tim SAR Gabungan, kami sepakat untuk melanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan,” ujarnya.

Dengan perpanjangan waktu ini, pencarian akan kembali difokuskan pada delapan orang yang berada di dalam kapal cepat Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

    ➡️ Baca Juga: BPS Umumkan Kenaikan Nilai Tukar Petani 1,50 Persen Menjadi 125,45 di Februari 2026

    ➡️ Baca Juga: Staf Khusus Wapres Bertemu Jokowi, Tina Talisa Bahas IKN Secara Mendalam

    Related Articles

    Back to top button