happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

AHY Diskusikan Penguatan Infrastruktur dan Multilateralisme dengan Diplomat RI di Swiss

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan penghargaan kepada para diplomat Indonesia yang berperan penting dalam upaya diplomasi negara.

Penghargaan tersebut disampaikan Menko AHY saat memulai kunjungan kerjanya di Swiss, dengan menghadiri sebuah jamuan makan malam yang diadakan oleh Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern.

Dalam kesempatan ini, Menko AHY terlibat dalam diskusi dengan Duta Besar/Wakil Tetap RI di Jenewa, Sidharto R. Suryodipuro, Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, I Gede Ngurah Swajaya, serta tim dari PTRI Jenewa dan KBRI Bern.

Menko AHY menjelaskan tujuan dari kunjungan Kemenko Infra ke Swiss yang bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Swiss. Salah satu topik yang diangkat dalam diskusi adalah masalah ketahanan air.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan sumber daya air serta penyediaan air bersih menjadi elemen penting dalam pembangunan nasional. Indonesia berupaya untuk bertukar pengalaman dengan Swiss dalam hal pemanfaatan teknologi, pengelolaan air yang berkelanjutan, dan penguatan infrastruktur yang mampu menghadapi tantangan perubahan iklim.

Menko AHY menyatakan keyakinannya bahwa di tengah situasi global yang semakin rumit, di mana banyak negara cenderung mengedepankan kerjasama bilateral, multilateralisme tetap memiliki nilai yang sangat penting.

Lebih lanjut, Menko AHY menegaskan bahwa Indonesia harus terus aktif dalam membawa semangat dialog, inklusivitas, dan keadilan dalam berbagai forum internasional yang ada.

Menko AHY juga memberikan apresiasi kepada para diplomat Indonesia yang menjalankan tugas mereka di garda terdepan diplomasi negara. Ia menjelaskan bahwa peran tersebut memerlukan kesabaran, ketahanan, kecerdasan, serta kepekaan dalam memperjuangkan kepentingan Indonesia di tengah dinamika global yang selalu berubah.

“Meski pekerjaan diplomat sering kali tidak terlihat oleh publik, dampaknya sangat signifikan dan strategis bagi posisi serta kepentingan Indonesia di pentas dunia,” ungkap Menko AHY.

Pertemuan ini juga berfungsi sebagai platform untuk memperkuat koordinasi antara agenda pembangunan infrastruktur Indonesia dan diplomasi internasional.

Diharapkan kerja sama dengan Swiss dapat terus berkembang melalui pertukaran pengalaman, teknologi, dan pengetahuan, khususnya terkait pengelolaan sumber daya air dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

    ➡️ Baca Juga: Anomali Cuaca dan El Nino: PTPN IV PalmCo Tetap Jaga Kualitas Produksi Perkebunan

    ➡️ Baca Juga: Hiburan Viral: Kisah Nyata yang Menginspirasi Dunia

    Related Articles

    Back to top button