uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
berita

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Rencana Distribusi HP Gratis untuk Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk mendistribusikan telepon seluler (ponsel) gratis kepada masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Airlangga untuk mengoreksi informasi sebelumnya yang diungkap oleh Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo.

Sebelumnya, Hashim menyatakan bahwa pembagian ponsel gratis tersebut dimaksudkan untuk mendukung proses penyaluran bantuan sosial (bansos).

“Ketika saya berbicara dengan Pak Hashim, itu bukan yang dimaksudkan,” ungkap Airlangga saat menghadiri Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 22 Oktober 2026.

Diketahui bahwa sebelumnya Hashim menjelaskan mengenai rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan handphone gratis kepada masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa pembagian ponsel ini sejalan dengan program rekening gratis yang diluncurkan oleh pemerintah.

Dalam ponsel tersebut, Hashim menjelaskan, akan terdapat rekening gratis yang secara otomatis memiliki saldo awal sebesar Rp50 ribu.

Target pemerintah adalah agar rekening gratis ini diberikan kepada warga yang baru berusia 17 tahun dan belum memiliki rekening bank.

“Setiap warga negara akan menerima ponsel yang dilengkapi dengan rekening digital. Semua dana akan tersedia di sana dan akan ditransfer ke rekening masing-masing,” ujarnya saat acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan pada 13 Oktober.

Hashim menyatakan bahwa pemerintah telah menunjuk dua bank untuk menyediakan rekening gratis ini, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kedua bank tersebut diminta untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi sekitar 30 persen penduduk Indonesia yang selama ini belum terlayani oleh sektor perbankan.

“Menurut Bank Dunia, dan saya yakin pemerintah juga sependapat, 30 persen dari populasi kita belum memiliki rekening bank. Mereka berada di luar sistem perbankan,” jelasnya.

Rekening gratis ini akan berfungsi sebagai saluran bagi pemerintah untuk menyalurkan bantuan tunai kepada para penerima manfaat yang berhak.

Ke depan, proses penyaluran bantuan tunai tidak akan dilakukan secara fisik, melainkan akan langsung dikirim oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke rekening digital yang ada di ponsel masing-masing penerima manfaat.

    ➡️ Baca Juga: Menjaga Produktivitas Harian Melalui Pola Pagi yang Terarah dan Efektif

    ➡️ Baca Juga: Hal-Hal yang Dialami Korban Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Betrand Peto

    Related Articles

    Back to top button