pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Tim Basarnas Jelaskan Alasan Belum Dikerahkan Tim Selam untuk Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang

Basarnas memberikan penjelasan mengenai keputusan untuk tidak mengerahkan tim selam dalam operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal cepat Arupadatu I yang hilang di Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa penyelaman baru dapat dilakukan setelah koordinat lokasi yang akurat dari objek pencarian dikonfirmasi.

Dia menegaskan, “Penyelaman akan dilakukan jika kita sudah dapat menentukan dengan jelas lokasi target,” sebagai tanggapan terhadap pertanyaan dari media.

Amrad juga menekankan bahwa aspek keselamatan personel yang tergabung dalam tim selam merupakan pertimbangan utama sebelum mereka diterjunkan ke dalam air.

Daripada melakukan penyelaman yang bersifat spekulatif, tim SAR gabungan saat ini lebih memilih untuk fokus pada pencarian di permukaan laut dan melakukan verifikasi terhadap informasi lokasi yang beredar di kalangan masyarakat, nelayan, dan media sosial.

Upaya verifikasi lapangan telah dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menggunakan alat sea reader dan drone dari KN SAR Tetuka, menjangkau radius 500 meter dari pesisir Gunung Anak Krakatau untuk memastikan kebenaran berita mengenai temuan korban, meskipun hasilnya hingga kini belum berhasil.

Amrad meyakinkan bahwa seluruh armada laut dan udara yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mempersempit area pencarian hingga dapat menentukan lokasi pasti kapal maupun korban yang hilang.

“Kami berupaya sebaik mungkin. Rasa khawatir kami tetap ada, namun saya percaya kepada tim kami di lapangan. Tim SAR gabungan ini berusaha membuktikan informasi yang beredar agar tidak menjadi isu. Dengan demikian, kami melakukan pengecekan di radius 500 meter dari Anak Krakatau,” ungkap Amrad yang juga menjabat sebagai Koordinator Operasi SAR.

    ➡️ Baca Juga: Rizky Ridho Tereliminasi, Hanya 5 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 yang Asli Indonesia

    ➡️ Baca Juga: Haedar Nashir Anjurkan Warga Muhammadiyah Bali untuk Tidak Melaksanakan Takbir Keliling

    Related Articles

    Back to top button