Jay Idzes Dicoret dari Skuad John Herdman di FIFA ASEAN CUP 2026, Ini Susunan Pertahanan Timnas Indonesia

Kekuatan pertahanan Timnas Indonesia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 kini menjadi sorotan utama. Pasalnya, Jay Idzes, salah satu andalan tim, masih dalam tahap pemulihan dari cedera yang dialaminya, sehingga statusnya untuk tampil masih belum pasti.
Idzes dilaporkan mengalami masalah pada area tumit dan otot pahanya. Bek berusia 26 tahun ini telah kembali berlatih bersama klubnya, Sassuolo, dalam persiapan menghadapi musim baru Serie A Italia.
Selama pramusim, Idzes terpaksa absen dalam tujuh laga uji coba yang dihadapi Sassuolo. Ia tidak dapat berpartisipasi ketika timnya bertanding melawan Alta Anaunia, Padova, Trento, Parma, Folgore Caratese, Celta Vigo, dan Augsburg.
Sassuolo kini berharap Idzes dapat segera pulih menjelang pertandingan pembuka Serie A melawan Atalanta yang dijadwalkan pada 24 Agustus 2026.
Sementara itu, situasi ini juga menjadi perhatian serius bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Mengingat FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung dari 24 September hingga 6 Oktober mendatang, Herdman perlu memikirkan strategi alternatif jika Idzes belum sepenuhnya pulih.
Pengalaman Herdman dalam menangani Timnas Indonesia tanpa kehadiran Jay Idzes bukanlah hal baru. Hal ini pernah terjadi pada FIFA Matchday Juni 2026 ketika Indonesia bertemu dengan Oman dan Mozambik. Tanpa Idzes, Garuda mampu meraih hasil positif dengan dua kemenangan, masing-masing 3-0 atas Oman dan 1-0 kontra Mozambik.
Dalam dua pertandingan tersebut, Herdman memilih untuk mengandalkan trio bek tengah yang terdiri dari Rizki Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner.
Pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, berpendapat bahwa komposisi pertahanan ini masih menjadi pilihan yang valid jika Idzes kembali absen.
“Eksperimen pertama John Herdman tanpa Jay Idzes cukup sukses. Jika Idzes belum bisa bergabung, formasi yang digunakan sebelumnya masih layak diterapkan. Namun, sistem pertahanan Timnas Indonesia perlu ditingkatkan,” ungkap Gusnul Yakin.
Meskipun demikian, Gusnul mengingatkan agar Herdman tidak terjebak pada skema tiga bek. Ia menilai Timnas Indonesia perlu memiliki variasi formasi agar lebih sulit dibaca oleh lawan.
Gusnul menyarankan agar Herdman mempertimbangkan skema empat bek sebagai alternatif. Menurutnya, variasi ini sangat penting untuk meningkatkan fleksibilitas permainan Indonesia.
“John Herdman perlu mulai mencoba menggunakan empat bek agar formasi dan strategi permainan Timnas Indonesia tidak monoton serta lebih sulit diantisipasi oleh lawan,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Vivo Y31d Pro: Siap Menunjang Kinerja Optimal di Berbagai Kondisi
➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Kapasitas Memori Internal HP untuk Memenuhi Kebutuhan Anda di Masa Depan




