happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
bola

John Herdman Terkejut Malaysia Dibantai 6-0 di Piala Asia 2027, Sebuah Kejadian Tak Terduga

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku terkejut luar biasa ketika menyaksikan pertandingan yang berujung pada kekalahan telak Malaysia 0-6 dari Singapura dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 1 Oktober 2026.

Dengan ekspresi bingung, Herdman menilai bahwa hasil tersebut sangat tidak biasa dan sulit dipahami, mengingat sejarah pertemuan antara kedua tim yang biasanya berlangsung ketat.

Kekalahan besar yang dialami Singapura memastikan mereka tersingkir dari turnamen, meskipun sebelumnya telah mengamankan tiket Piala Asia 2027 sejak November 2025. Di sisi lain, kemenangan 6-0 yang diraih Harimau Malaya tidak cukup untuk mengantarkan mereka ke final, karena Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Bangladesh dengan skor mencolok 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada saat yang bersamaan.

Herdman mengungkapkan bahwa dia terus memantau jalannya pertandingan di Bandung saat timnya berjuang di Jakarta. Ia mengaku kesulitan untuk memahami bagaimana Malaysia bisa mencetak enam gol tanpa balas dalam laga tersebut.

“Kami menyadari situasi di pertandingan lain. Namun, kami benar-benar tidak mengerti bagaimana Malaysia bisa mengalahkan Singapura dengan skor 6-0,” tegas John Herdman dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Pelatih asal Inggris ini menjelaskan bahwa sejarah pertemuan antara Malaysia dan Singapura biasanya berlangsung sengit, di mana selisih golnya sangat tipis.

“Melihat catatan pertemuan di masa lalu, hasil seperti ini belum pernah terjadi. Biasanya, skor yang tercipta adalah 1-1, 2-1, atau 2-0. Skor tertinggi sebelumnya adalah 4-1,” ujar Herdman.

Dinamika pertandingan di Bandung sempat memicu ketegangan di bangku cadangan Timnas Indonesia. Herdman pun meminta para pemainnya untuk menambah gol agar dapat memastikan keunggulan produktivitas atas Malaysia. Laga seru itu akhirnya ditutup dengan dua gol tambahan dari Indonesia di masa injury time, yang memastikan mereka melaju ke final.

Meskipun Malaysia berhasil menang dengan skor 6-0 dan memiliki poin serta selisih gol yang sama (+9) dengan Indonesia, Skuad Garuda tetap berhak keluar sebagai juara Grup A. Hal ini dikarenakan mereka unggul dalam jumlah gol yang dicetak, yaitu 11 gol berbanding 9 gol. Indonesia kini bersiap untuk menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan berlangsung di SUGBK, Jakarta, pada 5 Oktober 2026.

    ➡️ Baca Juga: Sumardji Ajak Suporter Bersabar Menghadapi Perubahan Era Baru John Herdman

    ➡️ Baca Juga: Susunan PBNU 2026-2031 Diumumkan, Gus Miftah Masuk dalam Jajaran Pimpinan Ketua

    Related Articles

    Back to top button