Hutama Karya Berikan Dukungan Gratis untuk Akselerasi UMKM Jabodetabek Naik Kelas

Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Nutrisi untuk Produk UMKM” di Jakarta. Pelatihan ini ditujukan kepada 50 pelaku UMKM di kawasan Jabodetabek yang belum memiliki label informasi nilai gizi pada produk mereka.
Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga berkesempatan untuk memperoleh uji laboratorium gratis. Ini merupakan bentuk dukungan nyata yang membantu mengatasi kendala biaya yang sering dihadapi oleh UMKM dalam memenuhi standar keamanan pangan. Rangkaian acara juga termasuk sosialisasi mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan kriteria untuk UMKM Naik Kelas, serta sesi coaching clinic yang berfokus pada pengembangan usaha.
Hamdani, Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menjelaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas UMKM. “Pelatihan ini adalah bukti nyata kehadiran Hutama Karya di tengah masyarakat, berperan sebagai mitra yang membantu UMKM naik kelas melalui akses pengetahuan dan sarana yang selama ini menjadi tantangan bagi mereka,” ungkap Hamdani dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita ke-3 Pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mengembangkan kewirausahaan. Selain itu, ini merupakan kontribusi nyata Hutama Karya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs 2 tentang Tanpa Kelaparan. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan kapasitas usaha UMKM serta memperkuat standar keamanan pangan dan nilai gizi produk yang ada di masyarakat.
Salah satu peserta pelatihan, Nelly Meilani (52), mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. “Saya sangat berterima kasih kepada Hutama Karya karena bisa mendapatkan uji laboratorium gratis. Ini sangat membantu kami yang selama ini terkendala biaya. Dengan adanya informasi nilai gizi ini, proses pengurusan legalitas usaha jadi lebih mudah dan meningkatkan kepercayaan pelanggan,” ujar Nelly.
Melalui pelatihan ini, Hutama Karya menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pengembang infrastruktur, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM di Jabodetabek. Tujuan utamanya adalah agar para pelaku usaha dapat memenuhi standar keamanan pangan dan bertransformasi secara berkelanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung Asta Cita Pemerintah melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis usaha kreatif dan kearifan lokal.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Terapkan WFA untuk ASN Selama Lebaran, Simak Tanggal Pentingnya!
➡️ Baca Juga: Manajemen Keuangan Efektif untuk Keamanan Finansial Keluarga Jangka Panjang




