pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Lima Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Tim SAR Lapor Hasil Nihil

Kabar mengenai hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal di Selat Sunda hingga saat ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR tidak berhasil menemukan informasi yang jelas terkait keberadaan mereka.

Tim pencarian yang terdiri dari berbagai institusi telah melakukan upaya pengecekan di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Namun, hingga tanggal 11 September 2026, tidak ada tanda-tanda keberadaan orang terdampar seperti yang telah dilaporkan sebelumnya.

Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, Komandan Lanal Banten, menyatakan bahwa keabsahan informasi mengenai orang terdampar masih diragukan. Meski demikian, tim pencari tetap melanjutkan usaha mereka untuk memastikan fakta di lapangan.

“Setelah informasi mengenai orang terdampar ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan Polairud, kami menemukan bahwa keandalan informasi tersebut kurang. Namun, pencarian tetap kami lakukan dan hingga sore tadi, sekitar pukul 14.30, hasil pencarian di lokasi tersebut nihil,” ungkap Wawan dalam keterangan yang disampaikan pada 12 September 2026.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, juga menegaskan bahwa belum ada penemuan yang dapat dikaitkan dengan delapan individu yang saat ini masih dalam proses pencarian.

“Kami telah menyelidiki informasi mengenai orang terdampar dan langsung menuju ke lokasi yang dilaporkan. Kami berkoordinasi dengan Kantor SAR Lampung serta rekan-rekan TNI di wilayah tersebut, termasuk TNI AL dan Polairud. Namun, hingga saat ini, belum ada titik terang yang ditemukan,” jelas Amrad.

Di tengah situasi yang belum terverifikasi ini, tim SAR memperkuat pencarian di area yang dianggap paling dekat dengan lokasi hilangnya kapal.

Pada hari keempat operasi pencarian, fokus telah dialihkan ke empat sektor utama dan satu sektor khusus di pulau-pulau yang terletak sekitar tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten dikerahkan untuk memantau wilayah tersebut. Pencarian tidak hanya dilakukan di laut, tetapi juga meliputi daratan di Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang.

“Untuk sektor khusus di luar empat sektor sebelumnya, kami mengerahkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten. RIB 02 kembali ke Dermaga Marina pada pukul 15.31 WIB setelah melakukan penyisiran di sekitar Gunung Krakatau, termasuk pencarian di tiga pulau tersebut (Pulau Rakata, Pulau Sertung, Pulau Panjang) dan melakukan penyisiran di darat,” tambah Amrad.

    ➡️ Baca Juga: Kepala BGN Tegaskan 19.000 Sapi Bukan Kebutuhan Harian MBG, Hanya Sebuah Pengandaian

    ➡️ Baca Juga: Cara Puasa Syawal yang Benar: Tips untuk Ibadah Bulan Syawal

    Related Articles

    Back to top button