Jalur Pendakian Torean dan Senaru di Gunung Rinjani Ditutup Sementara Karena Kebakaran Hutan

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) di Nusa Tenggara Barat (NTB) menginformasikan bahwa jalur pendakian Torean dan Senaru saat ini ditutup sementara. Penutupan ini disebabkan oleh upaya penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Bukit Setampol dan Puncak Sangkareang, yang merupakan bagian dari Gunung Rinjani di Lombok.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiarsito, menyatakan, “Jalur pendakian Senaru dan Torean masih ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Penutupan ini berlaku sampai waktu yang belum ditentukan, dan pihaknya akan terus memantau situasi terkini.
Bagi pendaki yang telah membeli e-ticket melalui Senaru, mereka disarankan untuk mengatur ulang jadwal atau memilih jalur lain, yaitu Sembalun, sebagai alternatif hingga jalur Senaru kembali dibuka untuk umum.
Pendaki yang saat ini berada di dalam kawasan dan ingin keluar melalui jalur Senaru atau Torean akan diarahkan untuk menggunakan jalur Sembalun, sesuai dengan arahan dari petugas yang bertugas di lapangan.
Kebakaran yang melanda area pendakian Senaru dan Resor Torean mengakibatkan kebakaran permukaan yang disebabkan oleh bahan bakar alami seperti cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan, serta dedaunan kering dan vegetasi lainnya.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan hingga tanggal 29 September 2026, area yang terdampak kebakaran mencapai 1.098,75 hektare. Selama pemantauan ini, tidak ditemukan titik api baru yang muncul atau meluas di area tersebut.
Angka luas area yang terbakar tersebut masih merupakan estimasi awal dan akan diperbaharui seiring dengan hasil pemantauan lapangan, penggunaan drone untuk dokumentasi, dan verifikasi batas area yang terbakar.
Pemantauan terhadap kondisi kebakaran dilakukan menggunakan drone dari ketinggian 350 meter. Titik api yang tersisa umumnya berupa pohon yang telah terbakar sebelumnya, namun saat ini dalam kondisi terisolasi dan tidak ada perambatan api yang tampak.
Tim pemadam tetap berada dalam siaga untuk mencegah kemungkinan kebakaran kembali terjadi. Pengawasan terhadap kawasan dilakukan dengan memperkuat patroli dan pemeriksaan barang bawaan para pendaki.
Kebakaran hutan yang terjadi di Bukit Setampol, Resor Torean, Gunung Rinjani Lombok, dimulai pada hari Selasa, 22 September. Hingga saat ini, petugas masih melakukan upaya penanganan kebakaran meskipun titik api baru tidak lagi terlihat.
➡️ Baca Juga: Trik Membatasi Kecepatan Pengisian Baterai di Android untuk Umur Baterai yang Lebih Panjang
➡️ Baca Juga: Konfederasi Serikat Ojol Sulsel Nyatakan Status Mandiri, Bukan Sebagai Buruh




