Koalisi Masyarakat Sipil Desak Evaluasi Terkait Kematian ASN Kemenkraf dalam Latsarmil Komcad

Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Kementerian Pertahanan, Kementerian PANRB, serta kementerian dan lembaga lainnya untuk segera menghentikan semua bentuk keikutsertaan wajib bagi CPNS atau ASN dalam program Komponen Cadangan (Komcad). Hal ini mencakup situasi di mana partisipasi tersebut menjadi syarat untuk kedinasan atau pengembangan karier, diwarnai dengan adanya tekanan, atau tidak berdasarkan persetujuan yang bebas dan terinformasi.
Desakan ini muncul pasca meninggalnya Vanreko Varkas Bagaskara, ASN dari Kementerian Ekonomi Kreatif, yang merupakan peserta dalam Latihan Dasar Kemiliteran Komcad (Latsarmil Komcad).
Ketua Centra Initiative, Al Araf, menekankan pentingnya pemerintah membentuk tim independen yang dapat melakukan pemeriksaan secara transparan dan menyeluruh atas kematian Vanreko Varkas Bagaskara. Hasil dari pemeriksaan ini diharapkan dapat dipublikasikan ke publik, dengan tetap menjaga kerahasiaan data pribadi korban serta keluarganya.
Al Araf juga menegaskan bahwa Kementerian PANRB perlu meninjau kembali dasar dan tata kelola program Komcad untuk memastikan bahwa partisipasi ASN benar-benar bersifat sukarela. Ia menekankan perlunya jaminan bahwa tidak akan ada sanksi, hambatan dalam pengangkatan, atau dampak negatif pada karier bagi pegawai yang memilih untuk tidak berpartisipasi. Selain itu, ia meminta agar program Komcad tidak diintegrasikan dengan persyaratan pengembangan kompetensi ASN.
Dalam pernyataan yang sama, Al Araf mendesak agar DPR menjalankan perannya dalam pengawasan dengan meminta pemerintah untuk membuka informasi terkait dasar kebijakan, alokasi anggaran, proses perekrutan, serta bukti kesukarelaan peserta. Ia juga meminta penjelasan mengenai kurikulum, beban latihan, standar keselamatan, data insiden, hasil evaluasi, dan tanggung jawab atas risiko yang dihadapi oleh peserta.
Pada 24 Agustus 2026, Kementerian Pertahanan resmi membuka program Latihan Dasar Kemiliteran untuk Komcad ASN Kementerian/Lembaga Gelombang II Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Lapangan Brigade Parako 1 Pasgat, Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Menurut informasi resmi dari Kementerian Pertahanan, program ini diikuti oleh 2.065 ASN dari 50 kementerian dan lembaga yang telah lulus seleksi. Pelaksanaan program ini dilakukan secara serentak di lima lokasi dan dijadwalkan berlangsung hingga 8 Oktober 2026.
Pada tanggal 25 September 2026, Vanreko Varkas Bagaskara mengalami pusing, pandangan kabur, dan kehilangan kesadaran setelah menyelesaikan sesi pertama gladi penutupan Latsarmil.
Kepala RSAU dr. Esnawan Antariksa, yang memberikan keterangan kepada sejumlah media pada 27 September 2026, menyampaikan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan tanda-tanda hipotensi dan peningkatan suhu tubuh, yang mengindikasikan kemungkinan heatstroke akibat kelelahan dan paparan cuaca.
Setelah mendapatkan pertolongan di lokasi, Vanreko dirawat di RSAU dr. Esnawan Antariksa dan kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto setelah mengalami kejang berulang dan penurunan kesadaran. Sayangnya, ia meninggal dunia pada 26 September 2026.
➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Raket Badminton yang Sesuai dengan Gaya Permainan Anda
➡️ Baca Juga: Cara Pakai iPhone Sebagai Thermometer Ruangan, Akurasi ±0,3 °C




