Lembang Semakin Padat, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Hingga Enam Kali

Kepolisian Resor Cimahi telah mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Lembang menuju Bandung, seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang terlihat pada H+2 Lebaran.
Rekayasa tersebut dilakukan sebagai respons terhadap lonjakan volume kendaraan yang datang dari kawasan wisata. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Ajun Komisaris Polisi Arviandre Malik, menyampaikan bahwa situasi ini memang sedang berlangsung.
“Jumlah kendaraan yang tiba dari Lembang hari ini terlihat cukup ramai dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini mungkin disebabkan oleh wisatawan yang mulai kembali ke rumah sebelum masa libur berakhir, terutama mengingat tanggal merah akan berakhir besok,” ungkapnya pada Senin, 23 Maret 2026.
Ia melaporkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas di enam lokasi yang rawan mengalami kepadatan, dengan tujuan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Peningkatan arus lalu lintas ini, menurutnya, juga dipengaruhi oleh berakhirnya periode libur Lebaran, meskipun masih ada kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang berlaku.
“Meskipun terdapat kebijakan WFA, tampaknya banyak wisatawan yang telah merencanakan perjalanan mereka untuk menghindari kemacetan, serta menuju ke tempat wisata lainnya,” tambahnya.
Lebih jauh, pihak kepolisian memperkirakan bahwa kepadatan arus kendaraan dari Lembang menuju Bandung akan terus berlanjut hingga esok hari, seiring dengan berakhirnya masa cuti bersama.
“Dari pengamatan kami, cuti Lebaran akan berakhir besok. Oleh karena itu, hari ini dan besok diperkirakan akan terjadi kepadatan yang signifikan dari Lembang menuju Bandung,” jelasnya.
Dalam upaya mengatasi masalah ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap memanfaatkan jalur arteri utama saat kembali dari kawasan wisata guna mengurangi potensi kemacetan.
“Untuk para wisatawan yang akan kembali, disarankan untuk tetap menggunakan jalur arteri utama. Kami telah menempatkan banyak petugas di sepanjang jalur arteri maupun jalur alternatif. Namun, jalur arteri lebih direkomendasikan untuk kelancaran perjalanan,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup di Indonesia
➡️ Baca Juga: Pasokan Avtur dan BBM Selama Lebaran Dipastikan Aman oleh Menhub Dudy




