Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k depo 10k
bisnis

Tarif Jalan Tol Akan Dikenakan PPN, Purbaya Tegaskan Janji Tetap Konsisten

Jakarta – Wacana penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tarif jalan tol kini menjadi sorotan publik, seiring dengan dimasukkannya isu ini dalam Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk periode 2025-2029. Langkah ini dianggap sebagai salah satu alternatif untuk memperluas basis penerimaan negara.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap kajian mengenai rencana penerapan PPN pada jalan tol. Ia berencana untuk meminta analisis lebih mendalam dari Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait kebijakan ini.

“Saya akan menyelesaikannya. Tentunya, hal ini perlu dianalisis lebih dahulu oleh Badan Kebijakan Fiskal (DJSEF). Saya belum mengetahui apakah analisis tersebut sudah dilakukan atau belum. Namun, sekarang ini banyak sekali isu seputar pajak yang muncul,” ungkap Purbaya saat menghadiri Simposium PT Sarana Multi Infrastruktur 2026 di Jakarta pada Rabu, 22 April 2026.

Purbaya mengaku belum sepenuhnya memahami isu terkait PPN jalan tol dan akan segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. “Saya belum mendalami isu ini. Ketika dibicarakan, informasi tersebut belum sampai kepada saya. Nanti kita akan bahas lebih lanjut terkait pajak dengan pihak DJP,” jelasnya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan juga menekankan komitmennya untuk tidak menambah skema pajak baru sebelum ada peningkatan yang signifikan pada daya beli masyarakat. Hal ini bertujuan agar tidak menambah beban bagi masyarakat yang sudah cukup menghadapi tantangan ekonomi.

“Saya sudah berjanji, dan komitmen itu tidak akan berubah. Sebelum kita melihat adanya perbaikan daya beli yang nyata, dan sebelum perekonomian menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang jelas, kami tidak akan menerapkan pajak baru atau menaikkan tarif pajak yang sudah ada,” tegas Bendahara Negara tersebut.

    ➡️ Baca Juga: Cara Puasa Syawal yang Benar: Tips untuk Ibadah Bulan Syawal

    ➡️ Baca Juga: Panduan Praktis Menjadi Beta Tester Aplikasi untuk Mendapatkan Uang Tambahan dengan Mudah

    Related Articles

    Back to top button