Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Dolar AS Menguat di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran Perang Global

Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan signifikan setelah sebelumnya mengalami penurunan dalam dua sesi berturut-turut. Kenaikan ini dipicu oleh pernyataan terbaru Presiden AS, Donald Trump, yang kembali memicu kekhawatiran pasar terkait kemungkinan terjadinya konflik dengan Iran.

Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa ia akan meningkatkan serangan terhadap Iran dalam jangka waktu dua hingga tiga minggu ke depan. Pernyataan ini secara langsung mengurangi ekspektasi investor bahwa konflik tersebut akan segera mereda.

Kondisi ini mendorong para pelaku pasar untuk kembali mencari aset-aset yang dianggap aman, termasuk dolar AS. Mata uang dari Negeri Paman Sam ini bahkan menunjukkan penguatan terhadap mata uang safe haven lainnya seperti franc Swiss dan yen Jepang.

Berdasarkan informasi dari CNBC Internasional pada Jumat, 3 April 2026, dolar AS mengalami kenaikan sebesar 0,6 persen, mencapai level 0,799 terhadap franc Swiss. Sementara itu, terhadap yen Jepang, dolar menguat 0,5 persen dan berada pada posisi 159,57, mendekati angka psikologis 160 yang seringkali memicu kekhawatiran akan intervensi dari pihak otoritas Jepang.

Iran memberikan respons yang tegas terhadap pernyataan tersebut. Militer Iran memperingatkan bahwa AS dan Israel akan menghadapi serangan yang “lebih merusak, lebih meluas, dan lebih menghancurkan” jika provokasi terus berlanjut.

Kepala Strategi Pasar di Bannockburn Global Forex, Marc Chandler, mengungkapkan bahwa perubahan sentimen pasar disebabkan oleh meredanya harapan untuk tercapainya perdamaian dalam waktu dekat.

“Beberapa hari terakhir terdapat optimisme bahwa konflik akan segera berakhir, tetapi pidato Presiden Trump kemarin justru menghancurkan harapan tersebut,” ungkap Chandler.

Ia menambahkan bahwa saat ini pasar sangat peka terhadap kemungkinan terjadinya konflik.

“Jika Anda percaya bahwa perang akan segera berakhir, Anda cenderung membeli aset berisiko. Namun jika tidak, Anda akan menjual aset berisiko tersebut,” jelasnya.

Tekanan juga terlihat pada mata uang utama lainnya. Euro mengalami penurunan sebesar 0,45 persen, berada di level US$1,1536. Sementara poundsterling melemah 0,63 persen menjadi US$1,3222, sehingga menghapus sebagian penguatan yang telah terjadi sebelumnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,46 persen ke posisi 100,02.

Analis dari Scotiabank yang dipimpin Shaun Osborne menyatakan bahwa nada pidato Trump semakin memperburuk kekhawatiran pasar. Menurutnya, reaksi pasar berlangsung dengan cepat dan hampir sepenuhnya membalikkan penguatan mata uang negara maju (G10) yang terjadi sepanjang pekan ini.

“Nada pidato Presiden Trump tampaknya menambah kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, terutama karena ia berbicara tentang peningkatan serangan dalam dua hingga tiga minggu ke depan dan mengancam untuk menyerang fasilitas listrik Iran jika kesepakatan tidak tercapai,” tulis mereka.

    ➡️ Baca Juga: Cara Efektif Menghasilkan Uang dari Halaman Fans Facebook di Tahun 2026

    ➡️ Baca Juga: Bisnis Rumahan Skala Mikro dengan Sistem Kerja Efisien dan Biaya Operasional Rendah

    Related Articles

    Back to top button