RSCM Menginformasikan Kondisi Terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus

Jakarta – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) saat ini memberikan perawatan medis yang intensif kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. Ia mengalami luka bakar yang serius akibat paparan cairan kimia yang disebabkan oleh penyiraman air keras oleh orang yang tidak dikenal.
Menurut Yoga Nara, Manajer Hukum dan Humas RSCM, Andrie dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat dini hari, 13 Maret, sekitar pukul 00.00 WIB.
“Pasien tiba dengan keluhan luka bakar yang meliputi area wajah, leher, dada, punggung, dan kedua lengan, serta mengalami gangguan penglihatan pada mata kanannya,” jelas Yoga dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta.
Sesaat setelah kedatangan di IGD, tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi untuk menangani kondisi pasien.
Yoga menjelaskan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam di area yang mengalami luka, yang terdeteksi melalui indikator pH.
Sebagai langkah awal penanganan, tim medis melakukan irigasi atau pencucian pada area yang terpapar zat kimia tersebut untuk mengurangi dampak negatif dari zat berbahaya dan memulihkan kondisi jaringan yang terkena.
Dia menambahkan bahwa saat pasien masuk ke IGD, diagnosa awal menunjukkan adanya luka bakar yang mencakup sekitar 24 persen dari total area tubuh akibat reaksi inflamasi dari cairan kimia yang mengenai kulit.
“Luka bakar tersebut terutama terlihat di wajah, khususnya di sisi kanan, serta pada mata kanan, kedua tangan, dan bagian dada,” ungkap Yoga.
Selanjutnya, setelah dilakukan penilaian mendalam oleh Dokter Penanggungjawab Pelayanan (DPJP), terdapat revisi terhadap diagnosa awal yang menunjukkan Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada tubuhnya dan juga mengalami trauma kimia tingkat tiga di mata kanannya pada fase akut.
“Kondisi ini menyebabkan penurunan tajam pada kemampuan penglihatan serta kerusakan yang signifikan pada permukaan kornea,” tambah Yoga.
Untuk menangani kondisi yang dialami oleh Andrie, dia menjelaskan bahwa pasien menjalani prosedur pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanannya dan transplantasi membran amnion untuk melindungi permukaan mata serta mendukung proses penyembuhannya.
Pasien kini dirawat di High Care Unit (HCU) untuk luka bakar, di mana ia akan mendapatkan pemantauan dan perawatan lebih lanjut secara menyeluruh dari tim medis multidisiplin. Tim ini terdiri dari dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, dan tenaga medis kegawatdaruratan yang siap memberikan perawatan terbaik.
➡️ Baca Juga: Pentingnya Peran Pemandu Wisata dalam Meningkatkan Pengalaman Perjalanan Anda
➡️ Baca Juga: Reza Artamevia Respon Isu Hubungan Zahwa Massaid dan Jefri Nichol dengan Tegas




