AS Menang Melawan Iran, Donald Trump: Tindakan Ini Seharusnya Diambil Sejak 47 Tahun Lalu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa negara tersebut telah berhasil dalam konflik melawan Iran. Meskipun mengklaim kemenangan, Trump menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlanjut sampai misi tersebut benar-benar selesai.
“Kami tidak akan mundur sampai semua tugas ini tuntas, dan itu akan berlangsung dalam waktu yang sangat singkat,” ungkap Trump dalam sebuah acara di Kentucky, seperti yang dilaporkan pada 12 Maret 2026.
Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran. Serangan ini dilaporkan mengakibatkan lebih dari 1.300 korban jiwa, termasuk mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Trump menekankan bahwa angkatan bersenjata Amerika telah berhasil melumpuhkan 58 kapal angkatan laut Iran.
Walaupun menganggap operasi militer ini sebagai pencapaian besar, Trump mengungkapkan bahwa ia tidak ingin terburu-buru dalam mengumumkan kemenangan.
“Kita sudah menang. Saya katakan, kita menang. Kebanyakan orang biasanya tidak ingin mengumumkan kemenangan terlalu awal, tetapi kita sudah menang. Bahkan dalam satu jam pertama, segalanya sudah beres,” ujarnya.
Ia juga menggambarkan misi militer tersebut sebagai sebuah perjalanan singkat.
“Anda tahu apa yang saya maksud dengan perjalanan singkat? Kami hanya perlu melakukan perjalanan sejenak untuk menyingkirkan orang-orang yang jahat. Seharusnya ini sudah dilakukan sejak 47 tahun lalu, mereka telah lama membunuh rakyat kami,” tegas Trump.
Ia menambahkan bahwa Iran sebenarnya telah bersiap untuk menghadapi serangan tersebut.
“Mereka sangat kuat. Mereka berusaha untuk menguasai seluruh Timur Tengah dan ingin menghancurkan Israel. Mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka diserang oleh militer Amerika. Mereka tidak menyangka serangan semacam ini akan terjadi,” lanjutnya.
Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak berniat menarik pasukan dengan terburu-buru.
“Kita tidak ingin meninggalkan terlalu cepat, bukan? Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini. Dalam 11 hari terakhir, militer kita telah berhasil menghancurkan Iran, sebuah negara yang sangat tangguh,” katanya.
➡️ Baca Juga: Kapolri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Tengah Ancaman Dinamika Global
➡️ Baca Juga: Isu Keamanan Pangan: Upaya Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya




