Pelatih Dewa United Osmar Loss Akui Kehilangan Kendali Usai Imbang 2-2 Melawan Persib

Dewa United mengalami kekecewaan setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat berhadapan dengan Persib Bandung dalam pertandingan lanjutan liga yang berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat di Bandung, tim yang dilatih oleh Osmar Loss harus merasa puas dengan hasil imbang 2-2 setelah kehilangan kontrol permainan pada babak kedua.
Dewa United sempat unggul dengan nyaman saat Egy Maulana Vikri membuka skor pada menit ke-14, dan Noah Sadaoui menggandakan keunggulan mereka di menit ke-45. Namun, keunggulan 2-0 itu tidak bertahan lama, hanya dalam waktu tiga menit, Persib berhasil menyamakan kedudukan.
Osmar Loss, pelatih Dewa United, mengungkapkan rasa frustrasinya karena timnya tidak mampu menjaga keuntungan tersebut. Ia menilai bahwa performa para pemainnya sangat solid di babak pertama, namun situasi berubah drastis setelah Persib berhasil memperkecil ketertinggalan.
“Kami merasa sedikit frustrasi karena telah unggul 2-0, dan ketika kebobolan dua gol di babak kedua, perasaan kami tentu tidak menyenangkan,” ujar Osmar dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Persib mulai berusaha membalikkan keadaan melalui gol yang dicetak oleh Balsa Sekulic pada menit ke-51. Hanya tiga menit setelahnya, Marc Klok berhasil menyamakan kedudukan dan mengubah skor menjadi 2-2.
Osmar menjelaskan bahwa gol pertama yang dicetak oleh Persib berdampak besar pada mentalitas pemain Dewa United. Setelah kebobolan, timnya tampak kehilangan kendali dan terpengaruh oleh atmosfer pertandingan.
“Di babak pertama, kami tampil sangat baik, tetapi sayangnya, setelah kebobolan gol pertama, situasi menjadi emosional dan tim kami kehilangan kontrol,” jelasnya.
Walaupun merasa kecewa karena tidak dapat membawa pulang kemenangan, Osmar menyadari tantangan besar yang dihadapi melawan Persib di kandang mereka. Ia mengakui bahwa Maung Bandung merupakan salah satu tim terpenting dalam kompetisi domestik, dengan catatan meraih gelar juara sebanyak tiga kali berturut-turut.
“Namun, di sisi lain, kami menyadari bahwa kami melawan salah satu tim yang sangat berpengaruh di liga, yang saat ini adalah juara tiga kali berturut-turut. Ini adalah sepak bola, kami harus belajar dari situasi seperti ini,” tambahnya.
Osmar tetap memberikan apresiasi bagi usaha para pemain Dewa United hingga peluit akhir berbunyi. Ia percaya bahwa tambahan satu poin dari laga tandang ini tetap memiliki nilai penting bagi timnya.
➡️ Baca Juga: Gus Salam Sampaikan Pesan Guru Wildan tentang Pentingnya Keilmuan dalam NU
➡️ Baca Juga: Sertifikasi Halal: Kewajiban untuk Makanan dan Minuman Modern di Indonesia




