Slot online yang mendapat banyak ulasan menarik

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus oriental empire celebration dengan sensasi menarik

Perkembangan game mobile dari pg soft dan pragmatic play

Bagaimana gates of olympus menarik perhatian penggemar game

Evaluasi data mahjong dinamika analytics

Slot online yang banyak direkomendasikan pengguna berpengalaman

depo 10k depo 10k
berita

Bus Evakuasi Warga AS dari Qatar Terlibat Kecelakaan di Gurun Arab Saudi

Sebuah bus yang membawa warga negara Amerika Serikat yang dievakuasi dari Qatar melalui jalur darat mengalami kecelakaan di jalan raya gurun di Arab Saudi pada akhir pekan lalu. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah penumpang mengalami cedera, seperti yang dilaporkan oleh The Wall Street Journal.

Seorang penumpang yang mengalami luka-luka mengungkapkan bahwa ia mendapatkan cedera pada bagian kepala dan wajahnya akibat bus tersebut menabrak sebuah truk semi-trailer yang terparkir di sisi jalan. Dalam kecelakaan ini, pengemudi juga terluka parah, dengan kakinya terjepit, sehingga membutuhkan upaya penyelamatan untuk dikeluarkan dari dalam bus.

Kecelakaan itu terjadi pada malam hari, tepatnya tanggal 7 Maret 2026, setelah bus melakukan perjalanan selama sekitar 2,5 jam dari Riyadh, yang merupakan ibu kota Arab Saudi.

Setelah kecelakaan, petugas segera mengawal para warga negara AS ke sebuah tempat peristirahatan. Di lokasi tersebut, mereka dijemput oleh staf Kedutaan Besar AS yang kemudian mengantarkan mereka ke hotel untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan mereka.

Sebagian besar penumpang yang dievakuasi dari Qatar kemudian terbang menggunakan pesawat sewaan pada hari Minggu. Beberapa di antara mereka telah berhasil mendarat di tanah air, Amerika Serikat, pada Senin, 9 Maret 2026, menurut laporan yang beredar.

Sejak pecahnya konflik di wilayah tersebut pada 28 Februari, lebih dari 36.000 warga Amerika telah kembali ke rumah mereka dari Timur Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Menteri Luar Negeri AS, Dylan Johnson, pada hari Senin. Dia menambahkan bahwa Departemen Luar Negeri telah melakukan lebih dari dua lusin penerbangan charter untuk mengevakuasi ribuan warga negara AS.

Meskipun situasi transportasi komersial di kawasan tersebut menunjukkan perbaikan, Departemen Luar Negeri AS tetap menjalankan operasi penerbangan sewaan dan evakuasi darat. Jumlah kursi yang tersedia untuk evakuasi dikatakan “jauh lebih besar” dibandingkan dengan jumlah permintaan dari warga negara AS yang ingin segera meninggalkan Timur Tengah.

    ➡️ Baca Juga: Anak Pinkan Mambo Ungkap Tak Diundang Arya Khan di Lebaran, Ini Alasannya

    ➡️ Baca Juga: Israel Mengingatkan Warga Iran Agar Tidak Bepergian Menggunakan Kereta Api Malam Ini

    Related Articles

    Back to top button