IHSG Terjun 3 Persen di Sesi I, Analis Perkirakan Koreksi Sampai Level 7.100

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penurunan signifikan pada sesi pertama perdagangan hari ini. IHSG terkoreksi hingga 3,06 persen atau setara dengan 225,75 poin, yang membawa indeks ini ke level 7.152,85 pada hari Jumat, 24 April 2026.
Dalam pergerakannya, IHSG mencatat rentang harga antara 7.383 dan menyentuh titik terendah intraday di angka 7.148. Total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 13,02 triliun, dengan volume transaksi mencapai 25,91 miliar dan jumlah perdagangan dari para investor mencapai 1,61 juta transaksi.
Seluruh sektor saham mengalami penurunan yang cukup tajam. Sektor infrastruktur mengalami penurunan paling signifikan hingga 4,09 persen, diikuti oleh sektor energi yang terjun 3,60 persen, dan sektor industri yang merosot 2,98 persen.
Analis dari Phintraco Sekuritas mengungkapkan bahwa secara teknikal, indikator MACD menunjukkan pola death cross. Hal ini diiringi dengan pergerakan stochastic RSI yang mengarah ke bawah di area pivot.
“Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan tren pelemahan menuju level 7.125 hingga 7.100 pada sesi perdagangan selanjutnya,” demikian prediksi Analis Phintraco Sekuritas dalam laporan riset harian mereka pada Jumat, 24 April 2026.
Hanya terdapat dua emiten yang berhasil mencatatkan kinerja positif di jajaran saham unggulan (LQ45) pada sesi pertama. Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mengalami kenaikan sebesar 1,08 persen atau 20 poin menjadi 1.865, sementara saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 0,75 persen atau 50 poin ke level 6.750.
➡️ Baca Juga: Gibran Bagikan Hampers Lebaran kepada Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi Rismon Sianipar
➡️ Baca Juga: Menkum Pastikan UU TNI di Meja Presiden Sama dengan Draf yang Disetujui DPR




