Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Jelajahi 19.000 Km untuk Syuting Film Dokumenter

Aktor dan produser Ari Sihasale bersama aktris Nia Zulkarnaen menjalani proses produksi film dokumenter berjudul The MIND Journey: For Indonesia and the World dengan cara yang unik. Mereka menempuh perjalanan sejauh 19.000 kilometer selama 53 hari, menjelajahi berbagai tempat dari Sumatera hingga Papua.

Ari Sihasale mengungkapkan bahwa proses syuting berlangsung tanpa jeda panjang, sehingga kerjasama tim menjadi elemen penting dalam menyelesaikan proyek ini. Ia menyebut pengalaman ini sebagai salah satu momen paling menantang dalam perjalanan kariernya di dunia perfilman.

“Selama 53 hari kami hampir tidak pulang, syuting dan berpindah lokasi setiap hari. Istirahat justru terjadi saat perjalanan. Di situ kebersamaan tim jadi sangat penting,” ungkap Ari saat acara penayangan perdana di Jakarta.

Selain tantangan teknis, tim juga harus menghadapi perubahan suhu yang ekstrem. Mereka sempat melakukan syuting di daerah panas seperti Timika, kemudian melanjutkan perjalanan ke pegunungan dengan ketinggian lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut, di mana suhu jauh lebih dingin.

Bagi Nia Zulkarnaen, proyek ini menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar produksi film. Ia merasa perjalanan panjang ini telah membuka pandangan baru, sekaligus menciptakan kedekatan emosional dengan berbagai cerita yang mereka temui di lapangan.

“Banyak hal yang sebelumnya tidak kami ketahui, bahkan yang dekat sekalipun. Namun, yang paling berkesan adalah pertemuan dengan masyarakat dan cerita-cerita mereka,” tutur Nia.

Ia juga mencatat bahwa beberapa momen selama proses syuting sangat emosional, terutama saat menyaksikan langsung dampak yang dialami masyarakat di berbagai daerah. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi kekuatan utama dalam dokumenter yang diproduksi tanpa naskah.

Melalui dokumenter ini, Ari dan Nia berharap bisa menghadirkan tontonan yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Dokumenter ini menggabungkan perjalanan lintas daerah dengan kisah nyata yang mereka alami selama produksi, memberikan sudut pandang yang lebih dekat bagi penonton.

Program ini direncanakan tayang mulai Minggu, 4 April 2026, dalam 13 episode setiap hari Sabtu pukul 15.00 WIB di Metro TV. Penayangan ini akan menampilkan perjalanan dari barat hingga timur Indonesia dengan pendekatan visual yang lebih personal dan mendalam.

    ➡️ Baca Juga: 7 fitur tersembunyi di Android yang baru vib cuma orang tertentu yang tau guys

    ➡️ Baca Juga: 5 Fakta Gila tentang Hiburan yang Belum Pernah Kamu Dengar

    Related Articles

    Back to top button