Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Siapkan Tabungan Anak untuk Masa Depan yang Cerah

Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid telah menunjukkan bahwa perhatian terhadap keuangan anak sebaiknya dimulai sedini mungkin. Pasangan ini mengungkapkan bahwa mereka telah menyiapkan tabungan khusus untuk Arash, putra mereka, yang diharapkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan di masa depan, termasuk saat Arash sudah dewasa dan ingin mengajak teman perempuannya berkencan.
Tabungan yang mereka siapkan tidak hanya ditujukan untuk kepentingan pribadi Arash, tetapi juga sebagai modal awal jika kelak ia ingin memulai bisnis sendiri. Melalui langkah ini, Thariq dan Aaliyah berusaha mengenalkan pentingnya pengelolaan keuangan kepada anak mereka mulai dari usia dini.
Thariq menjelaskan bahwa mereka telah membuka rekening tabungan khusus untuk Arash. Menurutnya, jumlah dana yang terkumpul saat ini sudah cukup signifikan.
“By the way, kami juga telah membuat tabungan untuk anak yang mana Alhamdulillah jumlahnya sudah cukup memadai,” ungkap Thariq Halilintar dalam sebuah wawancara di YouTube pada Senin, 28 September 2026.
Salah satu aspek menarik dari rencana ini adalah pemanfaatan tabungan Arash untuk kebutuhan kencan di masa depan. Aaliyah memberikan penjelasan bahwa dia berharap ketika Arash sudah besar dan ingin berkencan, ia tidak perlu selalu meminta uang dari orang tuanya.
“Tabungan yang kami siapkan adalah untuk Arash, supaya saat dia sudah mau mengajak perempuan berkencan, dia tidak perlu meminta uang kepada orang tuanya,” jelas Aaliyah.
Walaupun salah satu contoh penggunaan tabungan tersebut berhubungan dengan kebutuhan kencan, tujuan dari tabungan Arash jauh lebih luas. Aaliyah menegaskan bahwa dana tersebut juga bisa digunakan sebagai modal jika anaknya ingin memulai usaha di kemudian hari.
“Selisihnya sedikit, tetapi sisanya bisa untuk dia bila ingin membangun bisnis atau hal lainnya,” tambah Aaliyah.
➡️ Baca Juga: Prancis, Inggris, dan Jerman Siap Dukung AS dalam Operasi Militer Terhadap Iran
➡️ Baca Juga: Perundingan Iran-AS: Analisis Dinamika dan Kegagalan Kesepakatan yang Terjadi




