Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

IHSG Turun 51 Poin di Penutupan Hari Ini, Ketegangan di Timteng Mempengaruhi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjebak dalam zona merah hingga akhir sesi perdagangan pada hari ini, Rabu, 11 Maret 2026. IHSG mengalami penurunan sebesar 0,69 persen atau 51,51 poin, sehingga ditutup pada level 7.839,40.

Pantauan menunjukkan bahwa tren penurunan IHSG semakin jelas terlihat, terutama pada sesi kedua perdagangan. IHSG bahkan sempat jatuh ke level terendah di angka 7.834. Di sisi lain, titik tertinggi yang berhasil dicapai IHSG berada di level 7.523.

Nilai transaksi hari ini tercatat mencapai Rp 12,75 triliun dengan volume transaksi sebesar 281,44 juta. Total perdagangan berlangsung dalam 1,85 juta transaksi, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup intens meskipun berada dalam tren negatif.

Sektor energi mengalami penurunan signifikan sebesar 2,01 persen, seiring dengan berlanjutnya konflik di Iran. Sektor bahan baku juga tergerus 2,03 persen, sementara sektor infrastruktur melemah 1,34 persen. Sektor konsumer siklikal dan transportasi masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,56 persen dan 0,35 persen.

Di sisi lain, sektor teknologi mencatatkan kenaikan tertinggi dengan penguatan sebesar 0,87 persen. Sektor kesehatan dan konsumer non-siklikal mengikuti dengan kenaikan masing-masing 0,29 persen dan 0,27 persen. Sektor properti juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 0,17 persen, sedangkan sektor keuangan hanya naik tipis sebesar 0,03 persen.

“Setelah sempat mengalami penguatan pada sesi pertama, IHSG kembali bergerak dalam teritori negatif sepanjang sesi kedua,” ujar Tim Analis dari Phintraco Sekuritas dalam laporan harian mereka.

Analis Phintraco Sekuritas juga mencatat bahwa investor saat ini cenderung lebih memilih melakukan trading jangka pendek. Strategi ini diambil oleh pelaku pasar di tengah ketidakpastian yang meningkat akibat konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, serta menjelang libur panjang Lebaran yang akan dimulai pada pertengahan pekan depan.

Secara teknis, indikator Stochastic RSI dan MACD menunjukkan kecenderungan melemah. IHSG sempat bergerak naik hingga mencapai level 7.52 sebelum akhirnya ditutup dengan penurunan kembali.

Indeks bursa di Asia ditutup dengan beragam hasil pada perdagangan hari ini. Sementara itu, mayoritas indeks di bursa Eropa dibuka melemah, dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah.

Tiga kapal yang berada di lepas pantai Iran dilaporkan terkena proyektil di sekitar Selat Hormuz. Aktivitas pelayaran di selat yang sangat strategis ini hampir terhenti sejak serangan udara yang dilakukan oleh AS dan Israel ke Iran pada tanggal 28 Februari 2026.

Walaupun pasar modal mengalami tekanan, ada tiga emiten yang berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam daftar top gainers di antara 45 saham unggulan (LQ45).

    ➡️ Baca Juga: Perundingan Israel-Lebanon di Washington DC Hari Ini, Difasilitasi Menlu AS Marco Rubio

    ➡️ Baca Juga: Rian/Rahmat Gagal Melaju ke Babak Selanjutnya Usai Kalah dari Chen/Liu di All England 2026

    Related Articles

    Back to top button