pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Polri Kerahkan Tim DVI ke 5 Posko untuk Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8

Jakarta – Proses penanganan terhadap korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8 sedang berjalan intensif. Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) telah menyiapkan tim Disaster Victim Identification (DVI) di beberapa lokasi strategis untuk mempercepat identifikasi para korban.

Polri telah mendirikan lima posko DVI yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pencarian dan evakuasi yang tengah dilakukan untuk menemukan korban dari insiden kapal Virgo Transport 8.

Di Jawa Timur, posko DVI ditempatkan di Sumenep dengan delapan personel, Rumah Sakit Bhayangkara di Surabaya yang diperkuat dengan 20 personel, serta Pelabuhan Tanjung Perak yang juga memiliki delapan personel untuk mendukung kegiatan identifikasi.

Sementara itu, di Kalimantan Selatan, tim DVI Polri dikerahkan ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan ruang otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk memberikan dukungan yang diperlukan.

“Di Kalimantan Selatan, kami menempatkan 20 personel di Posko DVI Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, serta 15 personel di ruang otopsi RSB Banjarmasin,” ungkap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, pada hari Senin, 14 September 2026.

Selain lima posko utama tersebut, Polri juga mempersiapkan tim DVI tambahan yang merupakan bagian dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri. Tim ini terdiri dari enam personel yang dijadwalkan berangkat pada malam hari.

Tim yang diberangkatkan terdiri dari satu ahli DNA dan lima personel lainnya. Isir menekankan bahwa pengerahan tim DVI ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menangani kecelakaan yang melibatkan kapal Virgo Transport 8.

Penempatan tim DVI di berbagai lokasi bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan mendukung proses identifikasi seandainya korban ditemukan dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

“Polri melalui tim DVI terus melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung penanganan kasus hilangnya kapal Virgo. Personel ditempatkan di titik-titik strategis agar koordinasi, penanganan, dan proses identifikasi dapat dilakukan dengan efektif,” tambahnya.

Isir menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam operasi akan melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Koordinasi dengan instansi terkait di lapangan juga akan terus dilakukan untuk memastikan kelancaran operasi.

“Tim DVI akan bekerja dengan profesionalisme, mengutamakan ketelitian dan prosedur identifikasi korban. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan semua pihak terkait agar setiap perkembangan dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” jelasnya.

    ➡️ Baca Juga: BYD Memperkuat Pasar Indonesia dengan Pendirian Pabrik Mobil Listrik Terbaru

    ➡️ Baca Juga: Tasya Farasya Berikan Tanggapan Terkait Mantan Suami yang Makin Kurus Pasca Cerai

    Related Articles

    Back to top button