Paham Pentingnya Golden Age, Ini Cara Insanul Fahmi Jaga Mental Anak di Tengah Konflik Perselingkuhan

— Paragraf 1 —
Jakarta, VIVA – Di tengah pusaran konflik rumah tangga yang tengah dihadapinya, Insanul Fahmi menunjukkan upaya serius untuk tetap hadir sebagai figur ayah bagi anak-anaknya.
— Paragraf 2 —
Meski proses hukum terkait dugaan perzinaan masih berjalan dan hubungannya dengan sang istri, Wardatina Mawa, dilaporkan sedang tidak harmonis, ia berkomitmen menjaga stabilitas psikologis buah hatinya. Scroll lebih lanjut yuk!
— Paragraf 3 —
Melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, diungkapkan bahwa Insanul baru-baru ini meluangkan waktu khusus untuk berkumpul dengan anak-anaknya. Bahkan, ia sempat menginap bersama mereka selama satu hari penuh demi mempererat kembali ikatan emosional yang sempat renggang akibat situasi yang terjadi.
— Paragraf 4 —
Tommy menegaskan bahwa kliennya sangat memahami pentingnya fase perkembangan anak, khususnya pada usia dini yang kerap disebut sebagai masa emas atau golden age. Dalam periode ini, kehadiran dan kedekatan orang tua dinilai krusial bagi pembentukan karakter serta kesehatan mental anak.
— Paragraf 5 —
“Mas Insanul ingin tetap bisa berhubungan dengan anak lebih dekat lagi. Kemarin sudah bisa bermain, sudah bisa menginap bareng satu hari. Anak ini kan harus dijaga mentalitas dan kedekatannya, karena masa golden age di bawah 6 tahun ini harus didahulukan,” ujar Tommy di Polda Metro Jaya, Jumat 10 April 2026.
— Paragraf 6 —
Lebih lanjut, Tommy menambahkan bahwa tanggung jawab terhadap masa depan anak tidak seharusnya terpengaruh oleh konflik orang tua. Pendidikan dan kesejahteraan anak, menurutnya, tetap menjadi prioritas bersama, terlepas dari dinamika hubungan yang tengah dihadapi kedua belah pihak.
— Paragraf 7 —
Di sisi lain, Insanul Fahmi juga berusaha menjaga perasaan anak-anaknya dengan tidak mengungkapkan secara detail permasalahan hukum yang sedang dihadapinya. Ia memilih pendekatan yang lebih sederhana dan aman secara emosional.
— Paragraf 8 —
“Kalau ke anak sendiri, (memberi pengertian) lebih ke sekarang lagi banyak kerjaan saja sih,” tutur Insanul Fahmi.
— Paragraf 9 —
Meskipun laporan yang diajukan oleh Wardatina Mawa kini telah memasuki tahap penyidikan di Polda Metro Jaya, Insanul Fahmi mengaku tetap menginginkan penyelesaian yang damai. Ia berharap konflik ini dapat segera berakhir tanpa menimbulkan dampak berkepanjangan, terutama bagi anak-anaknya.
➡️ Baca Juga: Sulit Cari Kerja di Jakarta, Niko Siap Jadi Apapun asal Pegawai Tetap
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mengurangi Kebiasaan Makan Berlebih Setelah Berolahraga dengan Tips Praktis




