Karyawan Tilep Saldo TikTok Vilmei Lebih dari Rp1 Miliar, Terancam 5 Tahun Penjara

Kasus penggelapan dana yang melibatkan konten kreator Meicy Villia, yang lebih dikenal sebagai Vilmei, kini memasuki fase baru. Kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp1,3 miliar, dan modus operandi yang diduga dilakukan oleh karyawannya mulai terungkap.
Kuasa hukum Vilmei, Joseph Irianto, menjelaskan bahwa dana milik kliennya diduga dialihkan melalui saldo TikTok. Prosesnya diduga tidak langsung dicairkan, melainkan terlebih dahulu diubah menjadi koin, yang kemudian dikonversi kembali menjadi gift.
Gift-gift tersebut diduga kemudian dikirim ke beberapa akun yang dianggap sebagai akun fiktif.
“Diduga, uang milik Vilmei telah digelapkan dalam bentuk saldo TikTok, lalu diconvert ke koin. Setelah itu, koin tersebut diubah kembali menjadi gift dan diberikan kepada akun-akun palsu,” ungkap Joseph di Mampang, Jakarta Selatan, pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kasus ini menarik perhatian publik karena modus yang digunakan memanfaatkan akses terhadap akun bisnis milik Vilmei. Salah satu individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah karyawan Vilmei yang berinisial Z.
Z diketahui berfungsi sebagai host live. Menurut informasi dari Joseph, posisi tersebut memberikan Z akses terhadap perangkat yang digunakan untuk menjalankan aktivitas bisnis Vilmei.
“Pelaku utama adalah karyawan yang berperan sebagai host live. Saat ini, ponsel yang digunakan telah dijadikan barang bukti,” jelas Joseph.
Dengan akses tersebut, pihak penyidik kini tengah menyelidiki bagaimana saldo TikTok milik Vilmei bisa dialihkan hingga menyebabkan kerugian yang signifikan.
Dugaan penggelapan ini tidak hanya melibatkan satu orang. Selain Z, terdapat dua individu lain yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu A dan L.
A diketahui merupakan pacar Z yang diduga menerima gift dari hasil pengalihan saldo tersebut. Sementara itu, L adalah karyawan lain yang diduga berperan dalam pembuatan akun untuk menampung dana hasil penggelapan.
Ketiga individu tersebut kini telah ditahan oleh penyidik. Penetapan tersangka dan penahanan dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap laporan yang diajukan oleh Vilmei.
Joseph menyatakan bahwa proses hukum kasus ini berlangsung cukup cepat setelah laporan dibuat.
“Hanya dalam waktu dua hari, penyidikan sudah dimulai dan penahanan terhadap ketiga tersangka telah dilakukan,” ujar Joseph.
➡️ Baca Juga: Bintang Real Madrid Siap Bergabung dengan Juventus di Musim Depan
➡️ Baca Juga: Nutrisi Omega 3: Kunci Menjaga Fungsi Otak dan Kesehatan Mental yang Optimal




