depo 10k depo 10k
sport

Sirkuit Mandalika Gelar GT World Challenge Asia dengan Memberdayakan Marshal Lokal

Sirkuit Mandalika bersiap menyambut event balap mobil bergengsi, GT World Challenge Asia, yang akan diadakan pada 1–3 Mei 2026. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan komitmennya dengan melibatkan secara aktif 200 marshal lokal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam persiapan acara ini.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menegaskan bahwa keterlibatan marshal lokal ini merupakan indikator nyata bahwa sumber daya manusia Indonesia, khususnya dari wilayah NTB, telah mencapai tingkat profesionalisme yang diakui secara global.

Priandhi menekankan bahwa langkah ini menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan ajang balap berstandar internasional. Tak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga terlihat dari kualitas SDM lokal yang semakin terampil dan kompeten, yang diharapkan dapat menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai arena yang tidak hanya berstandar tinggi tetapi juga mendukung pengembangan talenta lokal.

Ratusan marshal yang terlibat akan mengisi posisi-posisi krusial untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama balapan. Menurut data yang disampaikan MGPA, 200 orang ini akan dibagi ke dalam beberapa fungsi strategis yang penting untuk keberhasilan acara.

Priandhi menjelaskan lebih lanjut bahwa peran marshal sangat vital dalam setiap penyelenggaraan motorsport. Tugas mereka mencakup pengawasan lintasan, penanganan insiden, serta memastikan keselamatan baik bagi pembalap maupun kru, yang memerlukan respons cepat dan koordinasi yang tinggi.

Seluruh marshal yang akan bertugas telah melewati proses rekrutmen yang ketat serta pelatihan intensif, dan mereka memiliki pengalaman yang cukup dalam berbagai kejuaraan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa Sirkuit Mandalika bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pengembangan talenta di dunia motorsport.

“Kami ingin Sirkuit Mandalika dikenal bukan hanya sebagai venue balap kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang motorsport yang berdaya saing global,” ungkap Priandhi.

Kehadiran GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika diharapkan tidak hanya menyajikan kompetisi balap mobil yang menarik, tetapi juga meninggalkan warisan berharga berupa peningkatan kualitas tenaga kerja lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Dengan persiapan yang matang dan keterlibatan aktif dari marshal lokal, Sirkuit Mandalika siap menjadi tuan rumah yang tidak hanya memenuhi standar internasional, tetapi juga mengangkat potensi SDM yang ada di daerah. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan ekosistem motorsport yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan komunitas lokal, Sirkuit Mandalika diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam penyelenggaraan event besar. Event seperti GT World Challenge Asia menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya NTB, mampu berkontribusi di pentas motorsport dunia.

Secara keseluruhan, pelibatan marshal lokal dalam event ini bukan hanya soal memenuhi kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga tentang menciptakan rasa memiliki dan membangun kebanggaan masyarakat setempat terhadap Sirkuit Mandalika. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki potensi yang besar dan siap bersaing secara global.

Kehadiran GT World Challenge Asia di Sirkuit Mandalika diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri motorsport di Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi lokal. Dengan perhatian yang lebih pada pengembangan SDM, Sirkuit Mandalika berambisi untuk menjadi salah satu pusat motorsport yang diakui di Asia.

    ➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Kapasitas Memori Internal HP untuk Memenuhi Kebutuhan Anda di Masa Depan

    ➡️ Baca Juga: Cara Memilih Mentor yang Efektif untuk Mempercepat Penguasaan Skill Anda

    Related Articles

    Back to top button