Vivo X100 Pro Review: Kolaborasi Zeiss, Benarkah Zoom-nya Terbaik?

Apakah benar ada smartphone yang bisa mengubah cara kita memotret dari jarak jauh? Di tengah persaingan ketat pasar flagship, satu klaim selalu menarik perhatian: kemampuan zoom terbaik.
Kali ini, vivo x100 pro datang dengan janji besar. Kolaborasi dengan Zeiss, raksasa optik ternama, dijadikan senjata utama. Mereka berani menyatakan punya sistem kamera yang unggul.
Ulasan mendalam ini akan menguji klaim tersebut. Kami akan melihat apakah x100 pro benar-benar memberikan pengalaman berbeda. Ataukah ini hanya strategi pemasaran belaka?
Kami menguji perangkat ini selama beberapa minggu. Dari pemotretan sehari-hari hingga kondisi ekstrem. Hasilnya cukup mengejutkan dan layak untuk Anda pertimbangkan.
Bagi yang sedang mencari smartphone flagship baru, artikel ini wajib dibaca. Kami sajikan fakta tanpa bias, dengan bahasa yang mudah dipahami. Mari kita selami bersama.
Poin Penting yang Akan Dibahas
- Evaluasi mendalam klaim kemampuan zoom terbaik dari kolaborasi dengan Zeiss
- Analisis performa kamera dalam berbagai kondisi pencahayaan
- Ulasan tentang desain, kenyamanan, dan daya tahan baterai
- Perbandingan dengan pesaing di segmen flagship premium
- Kelebihan dan kekurangan yang ditemukan selama pengujian
- Rekomendasi untuk berbagai jenis pengguna
- Nilai akhir dan kesimpulan apakah layak dibeli
Pendahuluan: Menyambut Raja Kamera Baru dari Vivo
Kolaborasi dengan raksasa optik Jerman menjadi bukti komitmen serius dalam menghadirkan perangkat imaging terdepan. Lini smartphone ini telah konsisten fokus pada fotografi sejak beberapa tahun terakhir.
Seri X dari brand ternama tersebut membangun reputasi kuat di dunia fotografi mobile. Sejak tahun 2020, setiap generasi menghadirkan terobosan teknologi kamera. Inovasi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang semakin kritis.
Tahun 2024 menandai babak baru dengan peluncuran dua model flagship. Keduanya hadir dengan penyempurnaan signifikan di berbagai aspek. Kerja sama dengan Zeiss memberikan sentuhan profesional pada sistem optiknya.
Meski dijuluki “raja kamera”, perangkat ini dirancang sebagai paket komplit. Performa tangguh, desain elegan, dan fitur lengkap menjadi nilai tambah. Pengalaman pengguna secara keseluruhan menjadi prioritas utama.
Ulasan kami akan berfokus pada varian dengan spesifikasi lebih lengkap. Model ini membawa konfigurasi kamera yang lebih maju dan kompleks. Kami akan menguji klaim keunggulannya secara mendalam dan objektif.
Sebelum masuk ke pengalaman penggunaan, mari lihat evolusi seri X. Tabel berikut menunjukkan perkembangan lini ini dari waktu ke waktu:
| Tahun | Model | Inovasi Kamera Utama | Kolaborasi |
|---|---|---|---|
| 2020 | X50 Series | Gimbal Stabilization System | – |
| 2021 | X60 Series | Second Generation Gimbal | Zeiss (pertama kali) |
| 2022 | X80 Series | V1+ Imaging Chip | Zeiss T* Coating |
| 2023 | X90 Series | V2 Imaging Chip | Zeiss Optics |
| 2024 | X100 Series | Periscope Telephoto Advanced | Zeiss APO Lens |
Dari tabel terlihat jelas peningkatan bertahap dalam teknologi imaging. Kolaborasi dengan Zeiss semakin mendalam setiap generasinya. Tahun ini menghadirkan solusi optik yang sebelumnya hanya ada di kamera profesional.
Perangkat generasi terbaru ini tidak hanya mengandalkan keunggulan fotografi. Sistem performa, efisiensi baterai, dan kualitas layar juga mendapat perhatian khusus. Hal ini membuatnya layak bersaing di kelas flagship premium.
Kami akan memulai analisis dengan melihat spesifikasi teknis utamanya. Pemahaman akan hardware membantu menilai kemampuan sesungguhnya. Setelah itu, baru kami uji performa nyata dalam berbagai skenario penggunaan.
Spesifikasi Utama Vivo X100 Pro: Senjata Andalan di Tangan
Di balik kemampuan fotografi yang mengagumkan, terdapat spesifikasi hardware yang tak kalah mengesankan. Perangkat ini dibekali dengan komponen terbaru yang siap menangani tugas berat. Mari kita lihat apa saja yang tersembunyi di dalam bodinya.
Sebelum masuk ke detail, berikut ringkasan spesifikasi kunci dalam tabel. Data ini membantu memahami posisi perangkat di kelas flagship.
| Komponen | Spesifikasi Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Dimensi & Berat | 164.1 x 75.3 x 8.9 mm, 221 gram | Bodi besar dan solid |
| Warna Tersedia | Startrail Blue, Asteroid Black, Sunset Orange | Finishing premium dengan efek khusus |
| Chipset | Mediatek Dimensity 9300 (4nm TSMC) | Arsitektur all-big-core revolusioner |
| Konfigurasi CPU | 4x Cortex-X4 + 4x Cortex-A720 | TANPA inti efisiensi (e-core) |
| GPU | Immortalis-G720 MC12 | Untuk gaming dan grafis berat |
| RAM | 16GB LPDDR5T | Tipe tercepat di pasaran |
| Penyimpanan | 512GB UFS 4.0 | Transfer data sangat cepat |
| Model Tersedia | Global: 16GB/512GB | Varian lain ada di pasar China |
Dimensi, Bobot, dan Pilihan Warna yang Tersedia
Perangkat ini hadir dengan ukuran yang cukup besar. Dimensinya adalah 164.1 x 75.3 x 8.9 milimeter. Bobotnya mencapai 221 gram, memberikan kesan solid di tangan.
Untuk pilihan warna, tersedia tiga varian menarik. Startrail Blue menampilkan efek “Moon Halo” yang memukau. Warna ini berkilau seperti langit malam bertabur bintang.
Varian Asteroid Black hadir dengan kesan misterius dan elegan. Warna hitam pekat ini cocok untuk pengguna yang menyukai kesan profesional. Sementara Sunset Orange memberikan nuansa hangat dan berani.
Ketiga pilihan warna ini memiliki finishing premium. Mereka menggunakan material kaca dengan lapisan khusus. Hasilnya adalah bodi yang nyaman digenggam dan tahan sidik jari.
Mediatek Dimensity 9300: Chipset yang Menghilangkan Inti Efisiensi
Jantung dari perangkat ini adalah Mediatek Dimensity 9300. Chipset ini diproduksi dengan proses 4nm dari TSMC. Yang membuatnya unik adalah arsitektur CPU-nya yang revolusioner.
Dimensity 9300 menghapus seluruh inti efisiensi (e-core). Sebagai gantinya, semua 8 inti CPU adalah inti performa. Konfigurasinya terdiri dari 4 inti Cortex-X4 dan 4 inti Cortex-A720.
Satu inti Cortex-X4 berjalan pada kecepatan 3.25 GHz. Tiga inti lainnya berjalan pada 2.85 GHz. Keempat inti Cortex-A720 berjalan pada 2.0 GHz.
Keputusan arsitektur ini mengejar performa puncak. Namun, muncul pertanyaan tentang efisiensi daya dan manajemen panas. Chipset ini didukung oleh GPU Immortalis-G720 MC12.
GPU tersebut siap menangani game grafis berat. Tugas seperti editing video dan rendering 3D juga akan lancar. Kombinasi ini menjadikannya salah satu chipset terkuat tahun 2024.
Konfigurasi Memori dan Penyimpanan yang Royal
Untuk memori, perangkat ini sangat royal. Model global dibekali dengan 16GB RAM tipe LPDDR5T. Tipe RAM ini adalah yang tercepat yang tersedia saat ini.
Kecepatan transfer data RAM ini sangat tinggi. Multitasking dengan puluhan aplikasi terbuka bukan masalah. Beralih antar aplikasi terasa sangat mulus dan instan.
Penyimpanan internalnya berkapasitas 512GB. Teknologi yang digunakan adalah UFS 4.0 terbaru. Kecepatan baca/tulis data meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Dengan kapasitas sebesar itu, pengguna bisa menyimpan banyak file. Ribuan foto, video 4K, dan koleksi game besar tetap muat. Transfer file besar dari komputer juga menjadi lebih cepat.
Spesifikasi ini menempatkan perangkat di puncak kelas flagship Android. Kombinasi hardware terbaru memberikan fondasi kuat. Semua fitur canggihnya dapat berjalan optimal berkat dukungan spesifikasi mumpini.
Desain & Daya Tahan: Elegan, Kokoh, dan Siap Petualangan
Elemen visual paling dominan yang langsung terlihat adalah modul kamera bundar berukuran besar di bagian belakang. Ini bukan sekadar desain biasa, melainkan pernyataan visual tentang fokus utama perangkat.
Setiap aspek build quality dirancang untuk memberikan pengalaman premium. Material pilihan dan finishing halus menjadi bukti komitmen terhadap kualitas.
Camera Bump Besar dan Genggaman yang Nyaman
Modul kamera pada vivo x100 pro memang sengaja dibuat mencolok. Lingkaran stainless steel mengelilingi tiga lensa utama dengan elegan.
Bagian belakang menggunakan kaca dengan finishing matte. Varian Asteroid Black memberikan kesan misterius sekaligus elegan.
Finishing ini memiliki keunggulan praktis. Permukaannya tidak mudah meninggalkan jejak sidik jari seperti kaca glossy.
Bodi perangkat memiliki kelengkungan yang cerdas di kedua sisi. Baik bagian belakang maupun frame aluminium dirancang ergonomis.
Hasilnya adalah genggaman yang nyaman meski ukurannya besar. Bobot 221 gram terdistribusi dengan baik di tangan.
Beberapa penguji menyatakan perangkat ini masih bisa dioperasikan dengan satu tangan. Keseimbangan antara ukuran dan kenyamanan berhasil dicapai.
Namun, ada satu konsekuensi dari camera bump yang menonjol. Smartphone ini tidak bisa diletakkan rata di atas permukaan datar.
Ini sedikit mengganggu saat mengetik di meja. Solusinya adalah menggunakan softcase yang disertakan atau membiasakan diri.
Sertifikasi IP68: Aman dari Debu dan Cipratan Air
Sebagai perangkat flagship, perlindungan terhadap elemen menjadi syarat mutlak. X100 pro datang dengan sertifikasi IP68 yang komprehensif.
Rating ini menjamin ketahanan terhadap debu dan air. Perangkat bisa bertahan dalam air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Artinya, Anda tak perlu khawatir menggunakan ponsel di cuaca hujan. Tumpahan air atau cipratan tak sengaja juga bukan masalah serius.
Vivo memahami bahwa perlindungan ekstra selalu dibutuhkan. Mereka menyertakan softcase berkualitas baik dalam kotak penjualan.
Case ini memberikan perlindungan tambahan tanpa mengorbankan estetika. Desainnya tipis namun cukup melindungi dari benturan ringan.
Secara keseluruhan, vivo x100 menghadirkan paket desain yang berani dan fungsional. Estetika elegan dipadukan dengan konstruksi kokoh.
Pilihan warna seperti Asteroid Black memperkuat kesan premium. Setiap detail dirancang untuk pengalaman pengguna yang menyenangkan.
Dari layar yang melengkung hingga frame aluminium, semua elemen bekerja harmonis. Hasilnya adalah perangkat yang siap menemani berbagai aktivitas harian.
Layar LTPO AMOLED: Visual Memukau Hingga 3000 Nits

Teknologi layar mutakhir memberikan pengalaman menonton yang spektakuler. Perangkat ini menghadirkan panel LTPO AMOLED berukuran 6.78 inci. Setiap detail dirancang untuk memanjakan mata pengguna.
Kualitas display menjadi salah satu aspek terkuat pada vivo x100 pro. Resolusi tinggi dan warna akurat menciptakan pengalaman visual premium. Bahkan dalam kondisi terang sekalipun, tampilan tetap jernih.
Resolusi 1.5K dan Refresh Rate 120Hz yang Adaptif
Panel ini menawarkan resolusi 1.5K setara 1260 x 2800 pixel. Kepadatan pixel yang tinggi menghasilkan gambar sangat tajam. Detail kecil terlihat jelas tanpa adanya jagged edges.
Refresh rate 120Hz membuat semua gerakan terasa mulus. Saat men-scroll halaman atau bermain game, tidak ada lag yang mengganggu. Teknologi adaptif secara otomatis menyesuaikan rate dengan konten yang ditampilkan.
Fitur LTPO menghemat daya baterai secara signifikan. Refresh rate bisa turun hingga 1Hz saat menampilkan konten statis. Ini adalah solusi cerdas untuk performa dan efisiensi.
Layar dilindungi kaca Schott Xensation Alpha terbaru. Material ini tahan gores dan memberikan ketahanan lebih baik. Penggunaan sehari-hari tidak perlu dikhawatirkan.
Kecerahan Puncak untuk Pengalaman Nonton HDR Terbaik
Kecerahan mencapai level luar biasa hingga 3000 nits. Angka ini khusus untuk konten HDR yang membutuhkan rentang dinamis luas. Pengalaman menonton film menjadi lebih hidup dan imersif.
Dalam kondisi outdoor, kecerahan typikal bisa mencapai 1472 nits. Visibilitas tetap optimal meski di bawah sinar matahari langsung. Tidak perlu lagi meneduhkan smartphone saat digunakan di luar ruangan.
Dukungan 100% gamut warna DCI-P3 memastikan reproduksi warna akurat. Warna-warna tampak natural dengan kontras yang mengesankan. Hitam yang pekat memberikan kedalaman gambar luar biasa.
Speaker stereo melengkapi pengalaman multimedia secara menyeluruh. Kualitas suara jernih dengan volume cukup lantang. Untuk menonton video atau mendengarkan musik, hasilnya memuaskan.
Secara keseluruhan, display pada vivo x100 termasuk yang terbaik di kelasnya. Baik untuk produktivitas maupun hiburan, layar ini memberikan performa konsisten. Pengguna akan merasakan perbedaan signifikan dibanding panel biasa.
Pengalaman Vivo X100 Pro Review: Performa Tangguh untuk Segala Aktivitas
Bagaimana performa sesungguhnya dari perangkat flagship dengan chipset revolusioner ini? Setelah melihat spesifikasi mengesankan, saatnya menguji kemampuan nyata dalam berbagai situasi.
Ulasan performa ini akan membahas tiga aspek utama. Mulai dari angka benchmark, pengalaman sehari-hari, hingga ketahanan saat tekanan berat.
Benchmark Tinggi: AnTuTu dan Geekbench 6
Dalam tes sintetis, vivo x100 pro menunjukkan kekuatan luar biasa. Skor yang dicapai mengungguli banyak perangkat flagship generasi sebelumnya.
AnTuTu 10 mencatat angka sekitar 2,033,909 poin. Hasil ini menempatkannya di papan atas kelas premium. Untuk Geekbench 6, single-core mencapai ~2,126 dan multi-core ~7,280.
Angka multi-core yang tinggi menunjukkan kemampuan luar biasa. Chipset dapat menangani tugas berat dengan banyak thread sekaligus. Ini berguna untuk editing video, rendering 3D, dan komputasi kompleks.
| Jenis Tes | Skor yang Dicapai | Posisi di Kelas Flagship | Keterangan |
|---|---|---|---|
| AnTuTu 10 | ~2,033,909 | Top 5% | Mengungguli mayoritas flagship 2023 |
| Geekbench 6 Single-Core | ~2,126 | Top 10% | Untuk tugas tunggal yang berat |
| Geekbench 6 Multi-Core | ~7,280 / 7,292 | Top 3% | Kekuatan mentah CPU sangat tinggi |
| 3DMark Wild Life | ~18,500 | Top 7% | Kemampuan grafis untuk gaming berat |
| PCMark Work 3.0 | ~22,000 | Top 5% | Performa produktivitas sehari-hari |
Data di atas membuktikan kekuatan mediatek dimensity 9300. Arsitektur all-big-core memberikan keuntungan dalam komputasi paralel. Namun, angka saja tidak cukup menggambarkan pengalaman nyata.
Kinerja Harian dan Gaming yang Mulus
Dalam penggunaan normal, perangkat ini terasa sangat responsif. Beralih antar aplikasi berjalan mulus tanpa jeda. Membuka aplikasi berat seperti editor video pun instan.
Rekaman video 4K dalam waktu lama berjalan lancar. Tidak ada frame drop atau overheating yang mengganggu. Untuk konten kreator, ini adalah kabar baik.
Pengalaman bermain game juga memuaskan. Title populer seperti Call of Duty: Mobile berjalan maksimal. Pengaturan grafis tinggi tetap menghasilkan frame rate stabil.
Asphalt 9: Legends menunjukkan visual yang memukau. Efek partikel dan detail lingkungan terlihat sangat halus. Responsivitas kontrol juga tepat tanpa delay.
Untuk game kasual dan mid-core, vivo x100 lebih dari cukup. Pengalaman gaming sehari-hari benar-benar menyenangkan. Tidak ada keluhan berarti dari sisi performa.
Pertanyaan tentang Stabilitas Performa Jangka Panjang
Masalah muncul saat perangkat diberikan beban ekstrem terus-menerus. CPU Throttling Test menunjukkan penurunan signifikan. Performa bisa turun hingga 60% setelah 30 menit tekanan berat.
Dalam 3DMark Wild Life Stress Test, kestabilan hanya 35-41.4%. Suhu permukaan mencapai 49°C saat pengujian. Angka ini lebih rendah dibanding pesaing seperti iQOO 12 dengan Snapdragon 8 Gen 3.
Pengelolaan panas menjadi tantangan untuk mediatek dimensity 9300. Tidak adanya inti efisiensi membuat chip lebih mudah panas. Saat thermal throttling aktif, performa turun drastis.
Untuk gaming marathon seperti Genshin Impact, ini perlu dipertimbangkan. Frame rate mungkin tidak stabil setelah 30-45 menit. Solusinya adalah menggunakan cooling fan eksternal.
Secara keseluruhan, performa harian dan gaming casual sangat bagus. Namun untuk beban ekstrem terus-menerus, ada kompromi pada stabilitas. Smartphone ini unggul di sprint, bukan marathon.
Kolaborasi Kamera Vivo & Zeiss: Inilah Juara Utamanya
Pengalaman fotografi mobile mencapai level baru dengan sistem kamera triple 50MP. Setiap lensa membawa keunggulan teknologi optik terbaru hasil kolaborasi mendalam.
Kerja sama dengan Zeiss tidak sekadar label. Ini membawa solusi optik profesional ke dunia smartphone. Hasilnya terlihat jelas pada setiap jepretan.
Kamera Utama 50MP: Detail dan Dinamis Luas
Lensa utama menggunakan sensor Sony IMX920 beresolusi 50MP. Bukaan apertur f/1.57 memungkinkan lebih banyak cahaya masuk. Hasilnya adalah foto dengan detail sangat tinggi.
Lapisan T* coating dari Zeiss mengurangi flare dan ghosting. Gambar menjadi lebih jernih meski dalam kondisi backlight. Warna yang dihasilkan terlihat alamiah dan hidup.
Dynamic range yang luas menjadi keunggulan utama. Area gelap dan terang tetap terlihat detail. Bahkan dalam situasi cahaya sulit, hasilnya tetap memuaskan.
Stabilisasi optik (OIS) memastikan foto tetap tajam. Pemotretan handheld di malam hari menjadi lebih mudah. Noise atau noise digital diminimalkan secara signifikan.
Kamera Telefoto Periskop: Zoom Optik 4.3x hingga Digital 100x
Ini adalah bintang utama sistem kamera perangkat flagship ini. Lensa telephoto periskop juga beresolusi 50MP dengan OIS. Zoom optik 4.3x memberikan hasil sangat tajam.
Anda bisa mendorong hingga zoom digital 100x untuk melihat objek sangat jauh. Hasil pada 100x memang berbutir dan kurang detail. Namun untuk identifikasi objek jarak jauh, ini cukup membantu.
Yang lebih impresif adalah kualitas pada rentang 10x. Hasil foto masih sangat usable untuk dibagikan ke media sosial. Detail objek tetap terjaga dengan baik.
Kemampuan ini mengubah cara kita memotret dari jarak jauh. Fotografi wildlife atau olahraga menjadi lebih mudah. Tanpa perlu mendekat, momen penting tetap bisa diabadikan.
Kamera Ultra-wide 50MP: Menangkap Lebih Banyak Adegan
Lensa ketiga menawarkan sudut lebar 119 derajat. Resolusi 50MP memastikan kualitas gambar tetap prima. Konsistensi warna dengan lensa utama sangat terjaga.
Ini penting untuk fotografi landscape dan arsitektur. Anda bisa memasukkan lebih banyak elemen dalam satu frame. Distorsi pada tepi gambar diminimalkan dengan baik.
Untuk pemotretan grup atau interior ruangan, lensa ini sangat berguna. Hasilnya tetap tajam dari pusat hingga sudut. Warna tidak berubah signifikan dibanding lensa utama.
Fitur Unggulan: Cinematic Portrait Video dan Mode Astro
Fitur Cinematic Portrait Video menghadirkan pengalaman baru. Anda bisa merekam video portrait 4K dengan efek bokeh cinematik. Perpindahan fokus yang halus menambah kesan profesional.
Semua ini bisa dilakukan langsung dari aplikasi kamera bawaan. Tidak perlu software editing tambahan yang rumit. Hasilnya cocok untuk konten media sosial atau dokumentasi pribadi.
Mode Astro tidak hanya untuk memotret bintang. Fitur Augmented Reality (AR) bisa mengidentifikasi rasi bintang. Ini menambah nilai edukasi dalam pengalaman fotografi malam.
Preset warna Zeiss seperti Sonar dan Biotar memberikan pilihan artistik. Setiap preset memiliki karakteristik unik untuk gaya fotografi berbeda. Chip V3 khusus menangani pemrosesan AI untuk hasil optimal.
Secara keseluruhan, sistem kamera ini sangat serbaguna. Hampir semua situasi pemotretan bisa ditangani dengan hasil memukau. Kolaborasi dengan Zeiss benar-benar membawa perbedaan nyata.
Kamera Depan & Perekaman Video: Bagaimana Hasilnya?
Selain trio kamera belakang yang impresif, performa untuk selfie dan perekaman video juga patut diperhitungkan. Bagian ini menguji seberapa baik perangkat menghadapi momen bersama teman dan kebutuhan membuat konten bergerak.
Kami menguji langsung dalam berbagai situasi sehari-hari. Dari selfie grup di kafe hingga merekam video jalan-jalan. Hasilnya memberikan gambaran jelas tentang kekuatan dan batasannya.
Selfie 32MP dengan Sudut Lebar untuk Grup
X100 pro mengandalkan sebuah sensor 32MP di bagian depan. Lensa dengan focal length 20mm memberikan sudut pandang yang lebih luas. Ini sangat membantu untuk selfie kelompok tanpa perlu menjauh atau menggunakan tongkat.
Dalam kondisi cahaya yang cukup, hasilnya sangat memuaskan. Warna kulit terlihat natural dan detail seperti rambut atau tekstur kain tetap terjaga. Hasil jepretan siap dibagikan ke media sosial.
Namun, di tempat dengan pencahayaan rendah, performanya sedikit menurun. Foto bisa terlihat agak pudar dan kehilangan ketajaman. Pemrosesan AI yang kuat terkadang bekerja terlalu agresif.
Efeknya, kulit wajah bisa terlihat terlalu mulus seperti dipoles. Beberapa orang mungkin menyukai hasil ini, tapi yang menginginkan realisme mungkin kurang puas. Opsi untuk menyesuaikan tingkat beautifikasi tersedia di aplikasi kamera.
Kualitas Video 4K 60fps dan Stabilisasi yang Mumpuni
Untuk urusan video, kemampuan kamera belakang perangkat ini sangat solid. Ketiga lensa mendukung perekaman 4K pada 60 frame per detik. Kualitas gambar yang dihasilkan sangat tajam dan kaya detail.
Stabilisasi video pada kamera belakang benar-benar mumpuni. Rekaman saat berjalan atau bahkan berlari tetap terlihat halus dan profesional. Fitur ini sangat berguna untuk vlogger atau pembuat konten perjalanan.
Fitur unggulan seperti Cinematic Portrait Video juga hadir dalam kualitas 4K. Mode ini memberikan efek bokeh artistik dan transisi fokus yang cinematic pada rekaman portrait. Hasilnya langsung bisa digunakan tanpa editing rumit.
Sayangnya, kamera depan memiliki batasan di sini. Maksimal kualitas rekamannya adalah 1080p pada 60fps. Stabilisasinya cukup baik untuk video panggilan atau vlog casual, tetapi tidak sehebat yang ditawarkan kamera belakang.
Dalam pengujian di kondisi cahaya sangat dinamis, seperti di dalam konser, hasil rekaman vivo x100 dinilai belum optimal. Detail di area shadow bisa hilang dan warna terkadang kurang akurat. Untuk scenario ekstrem tersebut, perangkat lain mungkin lebih unggul.
Secara keseluruhan, paket videografi vivo x100 pro sangat kompeten. Kestabilan gambar dan ketersediaan fitur kreatif menjadi nilai jual utama. Bagi para konten kreator, ini adalah alat yang andal untuk berbagai proyek.
Baterai & Pengisian Daya: Tahan Lama dan Isi Ulang Super Cepat
Setelah menguji performa dan kamera, kini saatnya membahas jantung dari setiap perangkat mobile: sistem baterai dan pengisian daya. Aspek ini menentukan seberapa bebas Anda beraktivitas tanpa khawatir kehabisan energi.
Perangkat flagship modern harus menawarkan kombinasi sempurna antara kapasitas besar dan pengisian cepat. Pengalaman pengguna sehari-hari sangat bergantung pada ketahanan daya ini.
Kapasitas Besar 5400 mAh untuk Pemakaian Seharian
Vivo x100 pro dibekali baterai berkapasitas sangat besar, 5.400 mah. Angka ini termasuk salah satu yang terbesar di kelas flagship saat ini.
Dalam penggunaan normal, perangkat ini mudah bertahan seharian penuh. Bahkan dengan aktivitas agak berat, baterai masih tersisa 30-35% di penghujung hari.
Screen-on-time yang dicapai sekitar 5 jam untuk berbagai aktivitas. Ini mencakup browsing, media sosial, dan menonton video. Hasilnya cukup impresif untuk perangkat bertenaga tinggi.
Seperti dikonfirmasi dalam sebuah review lengkap, daya tahan baterai cukup untuk mendukung aktivitas sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya. Optimisasi chipset dan sistem operasi berperan besar dalam efisiensi ini.
| Model Smartphone | Kapasitas Baterai (mAh) | Estimasi Daya Tahan | Kelas |
|---|---|---|---|
| Vivo X100 Pro | 5,400 mAh | Seharian penuh ++ | Flagship Premium |
| Samsung Galaxy S24 Ultra | 5,000 mAh | Seharian penuh | Flagship Premium |
| iPhone 15 Pro Max | 4,441 mAh | Seharian | Flagship Premium |
| Xiaomi 14 Pro | 4,880 mAh | Seharian penuh | Flagship |
| OnePlus 12 | 5,400 mAh | Seharian penuh ++ | Flagship |
Dari tabel terlihat jelas posisi x100 pro di kelas atas. Kapasitas 5.400 mah memberikan keunggulan nyata dibanding beberapa pesaing. Pengguna aktif akan merasakan manfaatnya dalam keseharian.
Fast Charging 100W Wired dan 50W Wireless
Pengisian daya vivo x100 benar-benar mencengangkan. Dukungan fast charging 100W wired mengisi baterai dari kosong hingga penuh dalam waktu kurang dari 30 menit.
Dalam pengujian, butuh sekitar 27 menit untuk mencapai 100%. Kecepatan ini mengubah cara kita mengisi daya smartphone. Cukup colokkan sebentar saat mandi atau sarapan.
Untuk pengisian nirkabel, kecepatan 50W termasuk yang tercepat di pasaran. Jauh lebih cepat dari standar wireless charging yang biasanya 15-30W.
Dengan charger wireless yang kompatibel, Anda bisa mengisi penuh dalam waktu sekitar 50 menit. Kemudahan tanpa kabel dengan kecepatan hampir menyamai kabel.
Paket kombinasi ini menghilangkan kecemasan akan kehabisan daya. Baik di rumah, kantor, atau perjalanan, pengisian ulang tak lagi memakan waktu lama.
Fitur Reverse Charging yang Praktis
Fitur reverse charging pada vivo x100 pro sangat praktis dalam situasi darurat. Anda bisa mengubah ponsel menjadi power bank untuk gadget lain.
Dukungan mencakup reverse wired charging yang lebih cepat dan andal. Cukup sambungkan dengan kabel USB-C ke perangkat lain seperti earphone atau smartwatch.
Reverse wireless charging juga tersedia untuk perangkat yang mendukung. Meski lebih lambat, opsi ini berguna saat lupa membawa kabel charger khusus.
X100 pro benar-benar menjadi pusat energi portabel. Ketika teman kehabisan daya, Anda bisa membantu dengan mudah. Ini adalah nilai tambah yang sering diabaikan namun sangat berguna.
Secara keseluruhan, sistem baterai vivo x100 memberikan pengalaman bebas khawatir. Kapasitas besar menjamin ketahanan, sementara pengisian super cepat meminimalkan waktu tunggu.
Untuk pengguna aktif yang bergantung pada perangkat mobile sepanjang hari, ini adalah solusi ideal. Kombinasi ini sulit ditemukan di banyak flagship lainnya di pasaran.
Software Funtouch OS 14: Bersih, Lancar, dan Kaya Fitur
Software adalah jiwa dari setiap smartphone yang menentukan seberapa nyaman pengguna berinteraksi dengannya. Pengalaman dengan sistem operasi bisa membuat atau menghancurkan kepuasan terhadap perangkat mahal sekalipun.
Dalam review ini, kami menemukan kejutan menyenangkan. Vivo x100 pro hadir dengan Android 14 terbaru sebagai dasarnya. Lapisan kustomisasi Funtouch OS 14 yang menyelimutinya memberikan perubahan signifikan.
Antarmuka yang Mirip Stock Android dan Bebas Bloatware
Hal pertama yang langsung terasa adalah kebersihan antarmuka. X100 pro menawarkan pengalaman yang sangat mirip dengan stock Android. Desainnya minimalis dan intuitif, tanpa elemen berlebihan.
Yang lebih mengesankan adalah hampir tidak adanya bloatware. Aplikasi pihak ketiga yang dipaksakan sangat minim. Bahkan aplikasi seperti Netflix atau Facebook bisa dihapus sepenuhnya jika tidak dibutuhkan.
Ini merupakan lompatan besar dari smartphone China pada umumnya. Pengalaman software-nya mengalahkan beberapa perangkat terkenal lainnya. Pengguna mendapatkan kanvas bersih untuk menyesuaikan sesuai kebutuhan.
Dalam penggunaan sehari-hari, antarmuka ini terasa sangat responsif. Transisi antar aplikasi berjalan mulus tanpa lag. Navigasi gesture juga diimplementasikan dengan baik dan konsisten.
Untuk penggemar game, tidak ada notifikasi mengganggu saat bermain. Mode gaming terintegrasi dengan baik di sistem. Performa tetap optimal tanpa gangguan dari latar belakang.
Janji Update OS 3 Tahun dan Keamanan 4 Tahun
Komitmen terhadap pembaruan software menjadi poin penting lainnya. Vivo memberikan janji yang jelas dan transparan kepada pengguna. Vivo x100 akan mendapatkan update sistem operasi selama 3 tahun ke depan.
Artinya, perangkat ini akan didukung hingga Android 17. Untuk update keamanan, jangka waktunya lebih panjang yaitu 4 tahun. Perlindungan akan berlanjut hingga tahun 2028 mendatang.
Ini adalah standar yang mulai diadopsi banyak brand premium. Tabel berikut menunjukkan perbandingan kebijakan update antar brand:
| Brand Smartphone | Update OS (tahun) | Update Keamanan (tahun) | Catatan |
|---|---|---|---|
| Vivo X100 Pro | 3 tahun | 4 tahun | Sampai Android 17 & 2028 |
| Samsung Flagship | 4 tahun | 5 tahun | Standar terbaru Galaxy |
| Google Pixel | 3 tahun | 5 tahun | Update langsung dari Google |
| Xiaomi Flagship | 3 tahun | 4 tahun | Kebijakan serupa |
| OnePlus Flagship | 4 tahun | 5 tahun | Setara dengan Oppo |
Janji ini memberikan kepastian bagi pengguna yang ingin memakai perangkat dalam jangka panjang. Investasi di perangkat flagship menjadi lebih bernilai. Keamanan data dan fitur terbaru tetap bisa dinikmati.
Funtouch OS 14 juga kaya akan fitur kustomisasi yang berguna. Always-on Display memiliki banyak pilihan tema dan animasi. Pengguna bisa menyesuaikan tampilan sesuai selera pribadi.
Smart sidebar memudahkan akses cepat ke aplikasi favorit dan alat. Shortcut tombol volume bisa diprogram untuk membuka kamera dengan cepat. Digital wellbeing tools membantu mengatur waktu penggunaan perangkat.
Layar nya yang besar dimanfaatkan dengan baik oleh software. Fitur split-screen dan floating window bekerja optimal. Multitasking menjadi lebih produktif dan menyenangkan.
Secara keseluruhan, pengalaman software pada vivo x100 sangat memuaskan. Antarmuka yang bersih dipadukan dengan fitur lengkap. Ini merupakan peningkatan signifikan dari versi Funtouch sebelumnya.
Bagi pengguna yang peduli dengan kualitas software, ini menjadi nilai jual tambah. Nya vivo berhasil menyeimbangkan kesederhanaan dan fungsionalitas. Hasilnya adalah sistem yang tidak mengganggu namun sangat mampu.
X100 pro membuktikan bahwa smartphone China bisa menawarkan pengalaman software premium. Kualitas ini menyamai bahkan melampaui beberapa pesaing global. Pengguna akhir yang diuntungkan dengan pilihan lebih baik.
Fitur Tambahan yang Membuat Hidup Lebih Mudah

Sebuah perangkat flagship yang lengkap tidak hanya tentang spesifikasi utama. Detail-detail kecil sering kali menjadi pembeda antara sekadar bagus dan luar biasa.
Dalam penggunaan sehari-hari, fitur tambahan bisa sangat berarti. Mereka membuat interaksi dengan teknologi menjadi lebih intuitif dan praktis.
Perangkat ini menyertakan beberapa utilitas yang semakin langka di kelas premium. Mari kita eksplorasi bagaimana mereka meningkatkan pengalaman secara keseluruhan.
Infrared Blaster sebagai Remote Universal
Fitur Infrared Blaster atau IR Blaster masih dipertahankan di sini. Ini merupakan kejutan menyenangkan mengingat semakin banyak brand yang menghilangkannya.
Dengan teknologi ini, smartphone Anda berubah menjadi remote universal. Anda bisa mengontrol AC, TV, proyektor, dan berbagai perangkat elektronik lain di rumah.
Tidak perlu lagi mencari-cari remote yang hilang. Cukup buka aplikasi bawaan dan pilih perangkat yang ingin dikendalikan.
Fitur ini sangat berguna di ruang keluarga atau kantor. Saat rapat, Anda bisa mengontrol proyektor langsung dari genggaman. Di rumah, menyalakan AC sebelum tidur menjadi lebih mudah.
NFC Multifungsi untuk Pembayaran dan Akses
Modul NFC yang disematkan adalah tipe multifungsi canggih. Ia tidak terbatas hanya untuk pembayaran digital seperti Gopay atau OVO.
Fungsinya meluas hingga meniru kredensial kartu akses. Misalnya untuk pintu hotel atau gedung perkantoran tertentu.
Bayangkan Anda sedang menginap di hotel. Alih-alih membawa kartu akses fisik, cukup sentuhkan ponsel ke reader. Sangat praktis untuk perjalanan bisnis atau liburan.
Untuk keamanan, proses duplikasi memerlukan otorisasi yang tepat. Sistem dirancang untuk mencegah penyalahgunaan yang tidak diinginkan.
Di sisi pembayaran, transaksi menjadi lebih cepat dan aman. Berbelanja di minimarket atau naik transportasi umum lebih efisien.
Kemampuan NFC ini melengkapi ekosistem pembayaran digital Indonesia. Pengguna bisa memilih metode yang paling nyaman sesuai situasi.
| Fitur Tambahan | Fungsi Utama | Contoh Penggunaan | Ketersediaan di Flagship Lain |
|---|---|---|---|
| Infrared Blaster | Remote Universal | Kontrol AC, TV, Proyektor | Semakin Langka |
| NFC Multifungsi | Pembayaran & Akses | E-Wallet, Kartu Akses Hotel | Umum (tapi jarang multifungsi) |
| Charger 100W | Pengisian Super Cepat | Isi daya 0-100% dalam 27 menit | Beberapa Brand Menyertakan |
| Reverse Charging | Power Bank Portabel | Isi daya earphone atau smartwatch | Cukup Umum |
| Pelindung Layar Terpasang | Perlindungan Instan | Siap pakai langsung dari kotak | Sangat Langka |
Paket Penjualan yang Lengkap dan Siap Pakai
Brand patut diacungi jempol untuk kelengkapan paket penjualannya. Di era dimana aksesori sering dijual terpisah, ini adalah penyegaran.
Di dalam kotak, Anda langsung mendapatkan semua yang dibutuhkan. Charger 100W cepat sudah termasuk, bukan opsional seperti beberapa pesaing.
Kabel USB berkualitas tinggi juga disertakan. Softcase pelindung dengan desain elegan siap melindungi bodi perangkat.
Yang lebih mengesankan, pelindung layar sudah terpasang dari pabrik. Anda tidak perlu repot memasangnya sendiri atau membeli tambahan.
Tool ejector SIM juga disertakan untuk kemudahan setup awal. Setiap detail dipikirkan untuk pengalaman pembukaan kotak yang memuaskan.
Kelengkapan ini menghemat waktu dan biaya tambahan. Pengguna bisa langsung menikmati perangkat tanpa harus berburu aksesori.
Fitur-fitur tambahan ini mungkin terlihat kecil secara individual. Namun secara kolektif, mereka sangat meningkatkan nilai kegunaan harian.
Mereka menunjukkan perhatian brand terhadap detail pengalaman pengguna. Sebuah smartphone flagship sejati harus unggul dalam hal besar maupun kecil.
Untuk konsumsi media dan produktivitas, fitur ini memberikan nilai tambah nyata. Mereka membuat perangkat ini menjadi pendamping yang lebih cerdas dalam kehidupan modern.
Vivo X100 Pro vs. Pesaing: Bagaimana Posisinya?
Bagaimana posisi sebuah flagship baru ketika harus berhadapan dengan raksasa yang sudah mapan? Pertanyaan ini selalu muncul saat perangkat premium diluncurkan.
Ulasan lengkap perlu melihat konteks persaingan. Kita akan bandingkan dengan dua pemain utama: Samsung dan Apple. Juga pertimbangkan flagship China lainnya.
Setiap pilihan memiliki trade-off yang unik. Tidak ada yang sempurna di semua aspek. Mari kita lihat di mana letak keunggulan masing-masing.
Perbandingan dengan Samsung Galaxy S24 Ultra
Lawan pertama adalah raksasa dari Korea Selatan. Galaxy S24 Ultra sudah menjadi standar di kelas premium. X100 pro datang dengan senjata berbeda.
Dalam hal layar, perangkat ini unggul di kecerahan. Panel LTPO AMOLED bisa mencapai 3000 nits untuk konten HDR. Galaxy S24 Ultra maksimal 2600 nits.
Kapasitas baterai juga lebih besar. 5400 mah versus 5000 mAh milik Samsung. Perbedaan ini terasa dalam ketahanan daya seharian.
Kecepatan pengisian daya jauh lebih cepat. Dukungan 100W wired charging mengisi penuh dalam 27 menit. Samsung hanya 45W dan charger tidak disertakan.
Namun, Samsung punya keunggulan di area lain. Stabilitas performa jangka panjang lebih baik berkat Snapdragon 8 Gen 3. Sistem pendinginnya lebih matang.
Dukungan update software juga lebih panjang. Samsung janji 7 tahun update OS dan keamanan. Ini nilai plus besar untuk investasi jangka panjang.
Fitur S-Pen menjadi pembeda unik Galaxy. Untuk catatan cepat atau editing presisi, stylus sangat membantu. X100 pro tidak memiliki dukungan stylus.
Dalam hal kamera, keduanya sangat tangguh. Zoom optik Samsung 5x sedikit lebih jauh. Tapi kualitas 4.3x zoom periskop x100 pro sangat kompetitif.
Sebuah duel flagship mendetail menunjukkan perbandingan menarik. Keduanya unggul di area berbeda sesuai kebutuhan pengguna.
| Aspek | Vivo X100 Pro | Samsung Galaxy S24 Ultra | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Layar | 6.78″ LTPO AMOLED, 3000 nits | 6.8″ Dynamic AMOLED 2X, 2600 nits | Vivo lebih terang, Samsung punya S-Pen |
| Chipset | Mediatek Dimensity 9300 | Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy | Samsung lebih stabil untuk beban berat |
| Kamera Utama | 50MP Sony IMX989 (1 inci) | 200MP dengan pixel-binning | Vivo unggul low-light, Samsung detail ekstrem |
| Zoom Optik | 4.3x periscope telephoto | 5x periscope telephoto | Samsung lebih jauh, Vivo kualitas tetap bagus |
| Baterai & Charging | 5400 mAh, 100W wired, 50W wireless | 5000 mAh, 45W wired, 15W wireless | Vivo unggul kapasitas dan kecepatan |
| Update Software | 3 tahun OS, 4 tahun keamanan | 7 tahun OS & keamanan | Samsung komitmen jangka panjang lebih kuat |
| Harga (Indonesia) | Rp16.999.000 (16GB/512GB) | Mulai Rp19.999.000 (12GB/256GB) | Vivo lebih terjangkau dengan spesifikasi serupa |
Pertimbangan terhadap iPhone 15 Pro Max dan Flagship Lain
Lawan berikutnya datang dari Apple. iPhone 15 Pro Max adalah benchmark di banyak aspek. Perbandingannya menjadi sangat menarik.
Vivo x100 unggul dalam fleksibilitas sistem. Refresh rate 120Hz adaptif vs 120Hz ProMotion Apple. Perbedaannya terasa dalam kelancaran penggunaan.
Kecepatan charging juga jauh lebih cepat. 100W wired charging vs sekitar 27W di iPhone. Waktu tunggu untuk isi daya lebih singkat.
Fitur tambahan seperti IR Blaster tidak ada di iPhone. Kemampuan menjadi remote universal sangat praktis. Apple lebih fokus pada pengalaman terintegrasi.
Namun, iPhone tetap raja dalam konsistensi videografi. Kualitas video 4K dan stabilisasi lebih matang. Ekosistem Apple juga lebih mulus untuk pengguna produk lainnya.
Efisiensi chipset A17 Pro sangat mengesankan. Performa tinggi dengan konsumsi daya optimal. Nilai jual kembali iPhone juga lebih baik.
Di segmen flagship China, ada pesaing seperti Xiaomi 14 Ultra. Perangkat itu menawarkan spesifikasi serupa dengan harga kompetitif. Persaingan semakin ketat.
Oppo Find X7 Ultra juga punya sistem kamera mengesankan. Kolaborasi dengan Hasselblad saingan berat kerja sama Zeiss. Pilihan semakin banyak untuk konsumen.
Kelemahan utama vivo x100 pro adalah ketersediaan global. Tidak dijual di AS, Inggris, atau Australia. Brand awareness di luar Asia masih terbatas.
Namun, posisinya sangat kuat sebagai alternatif premium. Paket spesifikasi tinggi dengan harga lebih terjangkau. Terutama di segmen kamera dan pengisian daya.
Untuk pengguna di Indonesia, aksesibilitas bukan masalah. Dukungan resmi dan garansi tersedia lengkap. Ini membuatnya layak dipertimbangkan serius.
Pilihan akhir kembali ke prioritas individu. Apakah zoom periskop, charging super cepat, atau ekosistem yang mulus? Setiap smartphone punya jawaban berbeda.
Kesimpulan: Apakah Vivo X100 Pro Layak Jadi Pilihan?
Dengan semua kelebihan dan kekurangannya, apakah perangkat ini layak menjadi pilihan utama Anda? Vivo X100 Pro membuktikan diri sebagai smartphone flagship yang sangat kompeten.
Sistem kamera hasil kolaborasi Zeiss memang istimewa. Zoom optik 4.3x memberikan hasil tajam, sementara baterai besar dan pengisian super cepat adalah keunggulan tak terbantahkan.
Performa harian sangat mulus dan layarnya terang benderang. Desain elegan dengan sertifikasi IP68 menambah nilai, meski bodinya agak berat.
Jika Anda mencari alternatif berbeda dengan fitur lengkap dan fokus kuat pada fotografi, x100 pro sangat layak dipertimbangkan. Ia menawarkan paket daya tahan dan kemampuan yang impresif.
➡️ Baca Juga: Aura Farming Jadi Contoh Kecerdasan Sosial Kreatif di Indonesia
➡️ Baca Juga: Flick Dipuji karena Lindungi Pemain Barcelona dari Insiden 2023




