Pramono Siapkan Diskon Besar dan Insentif Pajak Menarik untuk Lebaran 2026

Jakarta – Dalam upaya memperkuat perekonomian Ibu Kota menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, telah merancang sebuah strategi inovatif. Program bernama “Mudik ke Jakarta” ini dirancang untuk mendorong masyarakat agar datang ke Jakarta dan berbelanja selama libur Lebaran, alih-alih pulang kampung seperti yang biasa dilakukan.
Pramono menyampaikan inisiatif ini pada saat membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Park Hyatt Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 9 Maret 2026.
Selama ini, tradisi pulang kampung saat Lebaran telah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Namun, dengan program ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya mengubah pola pikir masyarakat dan menjadikan Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi selama periode liburan Idulfitri.
“Dalam rangka menyambut Idulfitri, Jakarta meluncurkan program ‘Mudik ke Jakarta’. Selama ini, mudik identik dengan perjalanan ke daerah asal, tetapi kami ingin menggaungkan konsep ‘Mudik ke Jakarta’,” jelas Pramono.
Meskipun demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga yang ingin kembali ke kampung halaman mereka. Tahun ini, program mudik gratis ini ditargetkan untuk mengakomodasi puluhan ribu peserta.
“Bagi Anda yang berencana untuk mudik, Pemerintah DKI Jakarta menyediakan fasilitas mudik gratis untuk sekitar 26.500 pemudik,” tegasnya.
Di sisi lain, Pramono juga menekankan bahwa penting untuk menjaga tingkat konsumsi di Jakarta tetap tinggi selama Lebaran. Untuk mencapai tujuan ini, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan beberapa stimulus ekonomi, termasuk insentif pajak dan program diskon besar-besaran di berbagai pusat perbelanjaan.
“Namun, saya ingin menegaskan bahwa kami ingin mendorong mudik ke Jakarta. Dengan cara apa agar masyarakat tertarik untuk datang ke Jakarta? Saya telah menginstruksikan kepada jajaran di Balai Kota untuk memberikan insentif pajak,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah akan menyelenggarakan kompetisi diskon di berbagai pusat perbelanjaan, hotel, dan toko-toko di Jakarta untuk menarik minat masyarakat agar berbelanja selama libur Lebaran.
“Kami akan menggelar lomba untuk semua pusat perbelanjaan, termasuk hotel dan toko-toko, dalam menciptakan penawaran diskon yang menarik,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Makna Baju Biru yang Dikenakan Sahabat Vidi Aldiano dalam Acara Pemakaman
➡️ Baca Juga: Cara Puasa Syawal yang Benar: Tips untuk Ibadah Bulan Syawal




