Banjir Jakarta Meluas, 75 RT dan 19 Ruas Jalan Terendam Hingga 1,7 Meter

Banjir yang melanda Jakarta pada Minggu, 8 Maret 2026, semakin meluas, dengan laporan menyebutkan bahwa sebanyak 75 rukun tetangga (RT) dan 19 ruas jalan terendam air. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan bahwa hingga pukul 08.00 WIB, banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah Ibu Kota.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (7/3) hingga Minggu menyebabkan kondisi ini. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan persiapan menghadapi situasi serupa di masa mendatang.
Yohan memaparkan bahwa banjir tersebut merendam 75 RT serta 19 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Tinggi genangan air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga maksimal mencapai 1,7 meter di beberapa lokasi.
Tiga RT di Kelurahan Cipete Utara dan satu RT di Kelurahan Pela Mampang mengalami inundasi hingga ketinggian 1,7 meter. Yohan juga menyampaikan bahwa BPBD telah melaksanakan berbagai langkah untuk mengatasi dampak dari banjir di area yang terkena.
Berikut adalah daftar 75 RT dan 19 ruas jalan yang terendam pada pagi hari Minggu tersebut:
Di Jakarta Barat, teridentifikasi 22 RT, yang meliputi:
– Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT dengan ketinggian air 60-70 cm
– Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT dengan ketinggian air 30 cm
– Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT dengan ketinggian air 20 cm
– Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT dengan ketinggian air 100 cm
– Kelurahan Joglo: 1 RT dengan ketinggian air 65 cm
– Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT dengan ketinggian air 40-50 cm
– Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT dengan ketinggian air 60 cm
Sementara itu, di Jakarta Selatan, terdapat 22 RT yang juga terendam, dengan rincian sebagai berikut:
– Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT dengan ketinggian air 120 cm
– Kelurahan Cipete Utara: 3 RT dengan ketinggian air 170 cm
– Kelurahan Petogogan: 12 RT dengan ketinggian air 20 cm
– Kelurahan Pela Mampang: 1 RT dengan ketinggian air 170 cm
– Kelurahan Duren Tiga: 3 RT dengan ketinggian air 60-100 cm
– Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT dengan ketinggian air 120 cm
Sedangkan di Jakarta Timur, terdapat 31 RT yang terendam, antara lain:
– Kelurahan Halim Kampung Melayu: 19 RT dengan ketinggian air 130 cm
– Kelurahan Halim Perdana Kusuma: 12 RT dengan ketinggian air antara 25 – 70 cm
Adapun ruas jalan yang terdampak banjir adalah sebagai berikut:
1. Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
2. Jalan Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya
3. Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara
4. Jalan Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan
5. Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur
6. Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke
7. Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat
8. Jalan Cileduk Raya (Seskoal), Kelurahan Cipulir
9. Jalan Cileduk Raya (Kolong ITC), Kelurahan Cipulir
10. Jalan Cileduk Raya
Kondisi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh Jakarta dalam hal penanganan banjir, terutama di musim hujan. Dengan meningkatnya curah hujan akibat perubahan iklim, pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi untuk mengembangkan sistem drainase yang lebih efektif serta strategi mitigasi bencana yang komprehensif.
Peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan infrastruktur juga menjadi langkah yang krusial untuk mengurangi dampak banjir di masa depan. Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap kebijakan penanganan banjir untuk memberikan perlindungan maksimal bagi warga Jakarta.
➡️ Baca Juga: Kata Jokowi soal Tudingan Gratifikasi Jet Pribadi Kaesang
➡️ Baca Juga: Anak Penyandang Kanker Jalani Ramadan dengan Semangat di Tengah Proses Pengobatan




