Anak Penyandang Kanker Jalani Ramadan dengan Semangat di Tengah Proses Pengobatan

Anak-anak penyandang kanker menjalani bulan Ramadan dengan cara yang unik dan penuh semangat. Meskipun tengah menjalani proses pengobatan yang panjang dan melelahkan, mereka berupaya menjaga suasana positif bersama keluarga di Rumah Singgah Lilin Pelita Kasih. Saat ini, tempat ini memberikan dukungan kepada lebih dari 85 anak penyandang kanker dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Rumah singgah ini berfungsi sebagai tempat tinggal sementara bagi anak-anak dan keluarga yang datang dari luar kota untuk menjalani perawatan medis. Selain menyediakan ruang istirahat, rumah ini juga menjadi wadah bagi mereka untuk saling mendukung dan menguatkan dalam menghadapi tantangan perawatan yang tidak mudah.
Selama bulan suci ini, anak-anak di rumah singgah tetap aktif dengan beragam kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan dukungan emosional mereka. Kegiatan seperti edukasi anak, meronce, dan sesi bercerita melibatkan relawan serta pendamping yang siap memberikan perhatian dan kasih sayang.
Dukungan dari masyarakat juga mengalir untuk memenuhi kebutuhan anak-anak selama masa pengobatan mereka. Dalam rangkaian program Safari Ramadan 1447 H, Holding Industri Pertambangan Indonesia memberikan bantuan bagi anak-anak yang tinggal di Rumah Singgah Lilin Pelita Kasih.
Dalam acara tersebut, anak-anak serta pihak yayasan mendapatkan informasi tentang hasil olahan tambang yang digunakan dalam berbagai produk sehari-hari. Ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk belajar sekaligus mendapatkan dukungan.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menjelaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk memperluas rasa kepedulian kepada masyarakat yang memerlukan, termasuk anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit serius.
“Dalam bulan yang sarat makna ini, kami ingin memastikan kehadiran kami benar-benar terasa. Anak-anak ini tidak hanya berjuang untuk sembuh, tetapi juga mengajarkan kami tentang ketekunan dan harapan. Kami berharap bantuan sederhana ini bisa sedikit meringankan beban mereka dan keluarga,” ujar Pria Utama dalam keterangan yang dipublikasikan.
Ia juga menekankan bahwa anak-anak penyandang kanker tidak hanya memerlukan dukungan dari segi medis, tetapi juga dukungan psikologis dan sosial agar tetap termotivasi dalam menjalani proses penyembuhan mereka.
Melalui program Safari Ramadan ini, perusahaan berusaha untuk memastikan bantuan sosial dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Program ini secara konsisten diarahkan kepada masyarakat yang rentan, termasuk anak-anak yang menghadapi penyakit kritis.
➡️ Baca Juga: Sejarah dan Evolusi Film: Dari Hitam Putih hingga 3D
➡️ Baca Juga: Cara Backup Foto 4K ke SSD Eksternal Lewat OTG dalam 3 Menit – Tanpa Bantuan PC & Tanpa Root




