DPR Dorong Pemerintah Tingkatkan Pasar Murah Demi Stabilitas Harga Pangan

Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menyatakan bahwa ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 dipastikan mencukupi dan dalam keadaan aman hingga satu minggu setelah lebaran.
Namun, Rajiv yang berasal dari Fraksi Partai Nasdem mengingatkan pemerintah untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga bahan pangan, terutama daging sapi, yang melebihi harga acuan penjualan pemerintah (HAP) akibat meningkatnya permintaan.
Merujuk pada data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, Rajiv menginformasikan bahwa harga daging sapi kualitas I di tingkat pedagang eceran nasional telah mencapai Rp146.600 per kilogram (kg) hingga Minggu, 15 Maret 2026, yang lebih tinggi dari HAP yang ditetapkan.
Sesuai dengan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, Rajiv mengungkapkan bahwa HAP untuk daging sapi segar/chilled ditetapkan sebesar Rp130.000/kg untuk paha depan dan Rp140.000/kg untuk paha belakang.
“Lonjakan harga daging yang melewati acuan Rp130.000-Rp140.000/kg, harus dimaknai sebagai sinyal adanya peningkatan permintaan, masalah distribusi, perbedaan pasokan antar daerah, atau margin perdagangan yang terlalu tinggi,” jelas Rajiv dalam keterangannya pada Senin, 16 Maret 2026.
Untuk mengatasi situasi ini, Rajiv mendorong pemerintah agar lebih aktif dalam melaksanakan gerakan pasar murah ketika harga komoditas tertentu, seperti daging sapi, sudah melampaui harga acuan penjualan.
“Saya mendesak agar gerakan pasar murah diperbanyak, karena ini merupakan salah satu solusi cepat untuk mengendalikan harga-harga yang mulai naik menjelang lebaran,” tuturnya.
Di sisi lain, Rajiv menegaskan kepada masyarakat agar tidak merasa khawatir, karena saat ini kondisi pangan nasional diperkirakan tetap aman hingga sepekan setelah lebaran.
“Masyarakat tidak perlu cemas, cadangan pangan kita saat ini cukup melimpah. Neraca pangan untuk sembilan komoditas strategis kita diperkirakan dalam kondisi surplus hingga April 2026,” ungkap legislator dari Dapil Jawa Barat II ini.
Lebih lanjut, Rajiv mengingatkan pemerintah agar tidak lengah setelah lebaran. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi meskipun pasokan pangan nasional diperkirakan aman, agar masyarakat tidak terbebani setelah lebaran.
“Komisi IV DPR RI terus berupaya mengawasi kebijakan pangan agar keberhasilan pemerintah tidak hanya terlihat pada angka neraca nasional, tetapi benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat di pasar tradisional dan pusat distribusi pangan di daerah,” pungkasnya.
➡️ Baca Juga: Cara Backup Foto 4K ke SSD Eksternal Lewat OTG dalam 3 Menit – Tanpa Bantuan PC & Tanpa Root
➡️ Baca Juga: Windows vs macOS: OS Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?




